Bawaslu Sumbar Minta KPU Tunda Pendapat DPTHP 2

"Ada 1.800 lebih data pemilih yang belum diinput oleh kpu ke sistem (Sidalih)"
Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi DPTHP2 tingkat provinsi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumbar minta agar penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP2) ditunda, pasalnya masih banyak pemilih potensial yang belum masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap).

"Ada 1.800 lebih data pemilih yang belum diinput oleh kpu ke sistem (Sidalih), sehingga ribuan warga terancam tidak dapatkan hak pilihnya," ungkap Anggota Bawaslu Sumbar Fifner, disela-sela Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi DPTHP2 tingkat provinsi, Rabu 14 November 2018.

Data tersebut ditemukan di sejumlah KPU kabupaten kota, seperti Agam, Pasaman Barat, dan Kota Padang. Data yang sebutkan merupakan hasil rekomendasi kemendagri dan temuan dari Bawaslu kabupaten kota.

Untuk itu, Bawaslu Sumbar meminta agar penetapan DPTHP2 ini dijadwalkan ulang oleh KPU dan menurutnya KPU masih memiliki waktu untuk memperbaiki data tersebut.

Rapat Pleno Penetapan Rekapitulasi DPTHP2 tingkat provinsi dihadiri oleh KPU 19 kabupaten kota di Sumbar, Bawaslu se-Sumbar peserta pemilu, serta calon DPD RI.

[Joni Abdul Kasir]