BPBD Limapuluh Kota Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Simpang Kapuak

Warga korban kebakaran rumah mengungsi di tenda yang disiapkan BPBD Limapuluh Kota
Warga korban kebakaran rumah mengungsi di tenda yang disiapkan BPBD Limapuluh Kota (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Menyikapi kebakaran yang terjadi di Jorong Simpang Abu, Kenagarian Simpang Kapuak, Kecamtan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota , Selasa (13/11) malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota -Sumbar telah mengirimkan 10 paket logistik dan tenda besar yang bisa digunakan oleh korban untuk tempat perlindungan sementara.

Kepala BPBD Limapuluh Kota , Joni Amir menyebut, petugas BPBD sudah turun ke lapangan pada Rabu (14/11) pagi dan langsung mengumpulkan data kerugian akibat bencana kebakaran yang menghanguskan 10 rumah tersebut.

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Tinjau Puskesmas Taram

"Kerugian masih kami hitung, anggota masih di lapangan. Sebagian warga ada yang mengungsi ke rumah keluarganya tapi kami juga menyiapkan tenda yang bisa digunakan," kata Kepala BPBD Limapuluh Kota , Joni Amir kepada KLIKPOSITIF , Rabu 14 November 2018.

Dijelaskannya, untuk bantuan pertama bagi korban yang tertimpa bencana, pihaknya telah mengirim 10 paket logistik. "Paket itu terdiri dari pakaian, selimut, dan kebutuhan lain," jelasnya.

baca juga: Musala di Labuah Basilang Payakumbuh Terbakar

Sementara itu, salah seorang warga sekitar, Suci menyebut, api berawal dari rumah Vivi. Menurutnya, kemungkinan penyebab kebakaran dari konsleting listrik.

"Apinya dari rumah Vivi, karena rumah yang di dekat rumahnya adalah kayu api jadi cepat merambat ke rumah lain," katanya kepada KLIKPOSITIF , Rabu 14 November 2018.

baca juga: Kabar Baik, Pasien Pertama Positif COVID-19 di Payakumbuh Dinyatakan Sembuh

Diterangkan, sampai saat ini, korban ada yang mengungsi ke rumah kerabat dan juga tetangga. "Tenda dari BPDB juga sudah didirikan. Tapi korban sepertinya masih butuh banyak bantuan," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran menghanguskan 10 rumah di Simpang Abu Kenagarian Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka pada Selasa 13 November 2018 pukul 23.15 WIB.

baca juga: Ingin Bantu Swab Lima Puluh Kota, Petugas Kesehatan Payakumbuh Balik Kanan

Dari 10 rumah yang terbakar itu, salah satu diantaranya merupakan rumah dari Wali Nagari Simpang Kapuak, Felliadi (41). Nora (38), Ela (28), Wiwid (28), Reti (35), Inet (45), Eni (65), Vivi (35), mereka adalah ibu rumah tangga. Selanjutnya ada War (50) seorang PNS, Kuruni (60) seorang petani.

Selain rumah, peristiwa nahas tersebut juga membuat satu warga mengalami luka bakar yang serius dan dilarikan ke RS Ibnu Sina Payakumbuh.

[Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Iwan R