Kisah Bu Asna, Pedagang Kecil di Kelurahan Balaroa

"Perempuan dengan tiga anak ini kembali berdagang sebulan pascagempa yang melanda kota itu."
Bu Asna (39), seorang pengungsi yang saat ini tinggal di tenda pengungsian di daerah Balaroa, Kota Palu (KLIKPOSITIF)

PALU, KLIKPOSITIF - Memulai kembali hidup setelah bencana gempa bukanlah hal yang mudah. Perlu usaha yang kuat untuk menguatkan kembali jiwa dan raga yang sempat trauma akibat gempa dan Tsunami yang melanda. Namun, bagaimanapun, hidup harus tetap berlanjut dengan segala kekuatan yang harus dihadapi.

Yah, itulah Bu Asna (39), seorang pengungsi yang saat ini tinggal di tenda pengungsian di daerah Balaroa, Kota Palu. Perempuan dengan tiga anak ini kembali berdagang sebulan pascagempa yang melanda kota itu. Ia kembali berjualan makanan ringan dan kebutuhan lainya di lokasi pengungsian dengan harapan bisa menyambung hidup.

"Saya bantu-bantu suami untuk berjualan untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari. Saat ini, kami hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan berjualan kecil-kecilan. Bantu-bantu suami saya dalam emncari sedikit rupiah sampai ekonomi kembali pulih di wilayah ini. Saat ini, suami saya bekerja sebagai tukang dalam mendirikan integrated Community Shelter (ICS) yang didirikan oleh ACT," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa suaminya saat ini masih belum bisa kembali menjadi buruh bangunan pascagempa yang melanda daerah itu. "Hidup harus berlanjut. Bagaimanapun kita butuh makan dan biaya untuk sekolah anak-anak kedepannya. Karena tukang-tukang disini juga butuh cemilan dan jajanan kecil, maka hal itu sangat menguntungkan dagangan saya," katanya.

Diakui Asna, untuk bertahan hidup saat ini, ia harus memulai usahanya dari kecil lagi. Saat ini, ia dan keluarganya masih bertahan di tenda untuk tinggal. "Kami masih bertahan disini karena masih takut untuk tidur di rumah. Siang hari mencoba kembali ke rumah, namun malam harinya kami kembali kesini," jelasnya.

Ia berharap dengan telah selesainya pembangunan ICS oleh ACT, akan memberikan hunian yang nyaman untuk warga yang ada di kelurahan Duyu ini. "Kami berharap dengan selesainya pembangunan ICS ini, kami bisa tinggal disana dan bisa melanjutkan hidup normal ... Baca halaman selanjutnya