Pemko Padang Tak akan Lagi Berikan Izin Untuk Tempat Hiburan Malam

"Mahyeldi menyebut, tidak lebih dari 10 tempat hiburan malam di Kota Padang yang telah mengantongi izin "
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah tandatangani deklarasi Padang bersih dari maksiat, Minggu (18/11/2018) (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah akan menutup tempat hiburan malam yang berbau maksiat di Kota Padang usai dilakukannya deklarasi anti maksiat pada Minggu 18 November 2018 pagi.

"Kalau tidak sesuai dengan aturan, maka tempat hiburan malam itu akan kami tutup," tegas Mahyeldi Ansyarullah.

Ia mengatakan, penindakan tempat hiburan yang berbau maksiat itu dilakukan sesuai dengan aturan yang telah dibuat.

"Peraturannya ada dalam perda (peraturan daerah) yang kami buat pada tahun 2012 lalu dan kami akan tindak nanti," sambungnya.

Mahyeldi menyebut, tidak lebih dari 10 tempat hiburan malam di Kota Padang yang telah mengantongi izin sesuai dengan aturan Perda.

Ia berjanji, Pemko Padang tidak akan memberikan izin jika ada pengurusan izin tempat hiburan malam lagi di Kota Padang.

"Ke depannya tidak akan ada lagi tempat hiburan malam yang diizinkan, kami akan stop pemberian izin tempat hiburan malam," katanya.

Dengan langkah seperti itu, Mahyeldi berharap tidak ada lagi tempat yang digunakan sebagai sarang maksiat di Kota Padang, sehingga Kota Padang menjadi Kota yang bersih dari maksiat.

"Kami mengimbau masyarakat agar ikut serta dalam pengawasan tempat-tempat maksiat ini agar Kota Padang menjadi tempat wisata yang baik," imbaunya.

Baca juga : Ribuan Masyarakat Kota Padang Ikuti Aksi Tolak LGBT

[Halbert Caniago]