Didukung Semen Padang, Relawan KSB Bandar Buat dan Padang Besi Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana dan Kebakaran

Ketua KSB Bandar Buat Alfitri Syaher mempraktekkan cara pemadam api saatbpelatihan mitigasi bencana dan kebakaran
Ketua KSB Bandar Buat Alfitri Syaher mempraktekkan cara pemadam api saatbpelatihan mitigasi bencana dan kebakaran (Riki S)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Bandar Buat dan Padang Besi, mengkuti pelatihan mitigasi bencana dan kebakaran di Kantor Forum Nagari Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Pelatihan yang digelar Sabtu, 17 November 2018 itu, dibuka oleh Camat Lubuk Kilangan, Yalmasril, dan dihadiri Kabid Mitigasi Kebencanaan BPBD Kota Padang, Hendri, dan Kabid Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Kota Padang, Syahrul sebagai pemateri.

baca juga: Audy Joinaldy Bantu Warga Korban Abrasi di Pessel

Camat Lubuk Kilangan, Yalmasril dalam sambutannya, mengapresiasi Forum Nagari Bandar Buat dan Padang Besi yang telah bersinergi mengadakan pelatihan mitigasi bencana dan kebakaran tersebut, karena pelatihan ini besar manfaatnya.

"Mudah-mudahan sinergi kedua forum ini terus di tingkatkan. Kalau bisa juga dilakukan dalam bentuk hal lain yang bermanfaat juga bagi masyarakat banyak, khususunya di Bandar Buat dan Padang Besi," kata Yalmasril, Sabtu.

baca juga: Musala di Labuah Basilang Payakumbuh Terbakar

Di samping relawan KSB bisa memahami bagaimana cara melakukan penyelamatan atau evakuasi korban pasca-bencana dan pemadaman api saat kebakaran terjadi, Yalmasril juga berharap agar ilmu yang didapat para peserta, juga dishare ke masyarakat lainnya.

"Minimal disampaikan kepada masyarakat lingkungan tempat tinggal relawan KSB, supaya jika terjadi bencana dan musibah kebakaran , masyarakat tahu langkah apa yang akan diambil. Setidaknya, dapat meminimalisir resiko kejadian," harapnya.

baca juga: Indonesia Masih dalam Status Keadaan Darurat Bencana Nasional

Sementara itu, Ketua Forum Nagari Bandar Buat, Dahrulsyah mmengatakan, pelatihan mitigasi bencana dan kebakaran ini merupakan program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) yang didukung penuh oleh Corporate Social Responsibility (CSR) Semen Padang.

"Oleh sebab itu, kami berharap semua peserta bisa memahami apa yang disampaikan oleh pemateri, agar pelatihan mitigasi bencana dan kebakaran itu, sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan," katanya.

baca juga: Hasil Lelang Jersey Semen Padang FC Disalurkan Untuk Tangani COVID-19 di Padang

Salah satu pemateri dari Damkar Kota Padang, mengatakan bahwa penyebab munculnya api adalah bergabungnya panas, bahan, dan oksigen. Jika terjadi kebakaran , maka salah satu cara untuk memadamkan api adalah dengan mengurangi kadar dari tiga unsur tersebut.

"Seperti air misalnya. Jika disiramkan dalam jumlah banyak ke api, maka dapat mengurangi panas, karena air menbawa oksigen," kata Kabid Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Kota Padang, Syahrul.

Jika terjadi kebakaran sebelum datangnya pertolongan dari petugas pemadam kebakaran , lanjutnya, maka langkah awal yang dilakulan, yaitu mengambil kain lalu dibasahkan dan tutup serapat mungkin api dengan kain tersebut

"Kain yang dibasahkan itu dapat mengurangi oksigen yang masuk ke dalam kobaran api. Jika usaha yang dilakukan tidak membuat api padam, maka masih ada oksigen yang masuk melalui celah dari kain yang dibasahkan itu," ujarnya.

Ketua KSB Kelurahan Bandar Buat, Alfitri Syaher, mengaku puas dengan pelatihan yang diikutinya. Ia pun berharap agar Forum Nagari Bandar Buat, kembali menbuat program pelatihan seperti ini, dengan jangkauan yang lebih luas lagi.

"Kalau saat ini kan untuk relawan KSB saja. Kalau bisa untuk ke depan lebih ditingkatkan lagi. Setidaknya, melibatkan utusan pemuda dari RT atau RW di Bandar Buat. Tapi untuk saat ini, kami puas dengan pengetahuan yang kami dapat," pungkas Alfitri Syaher.(*)

Penulis: Riki S