PLN UIW Sumbar Berhasil Melistriki 58 Pelanggan di Pedalaman Kabupaten Dharmasraya

Salah satu masyarakat di Jorong Lubuk Labu menerima bantuan dari PLN UIW Sumbar
Salah satu masyarakat di Jorong Lubuk Labu menerima bantuan dari PLN UIW Sumbar (Humas PLN Wilayah Sumbar)

KLIKPOSITIF - Sumatera Barat baru saja meresmikan listrik desa untuk Jorong Lubuk Labu, Kabupaten Dharmasraya pada Rabu (21/11). Sesuai dengan temanya "Menerobos Rimba Memberi Cahaya" PLN UIW Sumbar berhasil melistriki 58 pelanggan yang berdomisili di daerah tersebut.

Acara peresmian dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto, Executive Vice President Pengembangan Regional Sumatera PLN Budi Pangestu, General Manager PLN UIW Sumbar Susiana Mutia beserta jajaran management PLN UIW Sumbar, UP3 Solok dan ULP Sitiung. Tidak hanya internal PLN, acara juga dihadiri oleh Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan beserta forkopimda setempat, Wali Nagari Banai, Wali Jorong Lubuk Labu dan Sungai Limau, dan diramaikan pula oleh kehadiran ratusan masyarakat yang antusias terhadap masuknya listrik dari PLN.

General Manager PLN UIW Sumbar Susiana Mutia, dalam laporannya mengatakan progres kelistrikan di Kabupaten Dharmasraya khususnya di daerah Jorong Lubuk Labu merupakan salah satu prioritas PLN UIW Sumbar.

Baca Juga

"Kami sudah menargetkan untuk rasio desa berlistrik 100% pada tahun 2018 ini. Alhamdulillah, satu per satu target tersebut terpenuhi. Saat ini akhirnya sebanyak 58 pelanggan baru di jorong Lubuk Labu dan Sungai Limau siap menikmati listrik PLN," ucap Susiana.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan bahwa program listrik desa di Regional Sumatera terus menunjukkan hasil yang menggembirakan.

"PLN terus menggenjot progres pembangunan jaringan listrik disetiap daerah hingga pelosok sekalipun sebagai upaya untuk meningkatkan rasio elektrifikasi khususnya di Dharmasraya. Saya sampaikan bahwa hingga November 2018, rasio elektrifikasi di Sumatera Barat telah mencapai angka lebih dari 92%," imbuh Wiluyo di sela-sela sambutannya.

Melistriki seluruh desa di Kabupaten Dharmasraya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Kondisi medan yang harus ditempuh insan PLN untuk memasang tiang dan pekerjaan infrastruktur lain cukup berat dan memakan waktu yang lama. Kondisi jalan yang sulit dilalui kendaraan roda empat menjadi salah satu rintangan dalam menyelesaikan target ini. Namun rintangan tersebut tidak menjadi halangan bagi PLN untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik . Hal tersebut tergambar dari apresiasi yang disampaikan oleh Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada PLN atas usaha dan kerja keras tiada henti. PLN terus menjalin komunikasi dengan kami dalam upaya untuk memberikan listrik kepada masyarakat desa. Meskipun menghadapi medan yang sulit, namun program listrik desa tetap berjalan sesuai rencana awal," ujarnya.

Acara peresmian listrik desa pun ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Dharmasraya bersama-sama dengan Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN, EVP regional Sumatera PLN, dan GM PLN UIW Sumbar, yang turut serta disaksikan oleh segenap komponen nagari beserta jorong.

Tidak sebatas pada peresmian lisdes saja, momentum istimewa tersebut juga dimanfaatkan PLN untuk memberikan bantuan voucher token listrik kepada 19 keluarga prasejahtera di daerah sekitar, serta memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN kepada Mesjid Baitul Rahman dengan total nilai sebesar Rp. 55 juta rupiah yang diperuntukan untuk pembelian sarana prasarana dan rehabilitas Mesjid agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan khusuk. Tidak hanya itu, YBM PLN UP3 Solok pada kesempatan yang sama juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat pra sejahtera yang tinggal di daerah tersebut.

Wali Jorong Sungai Limau, Musliadi, pun turut mengucapkan apresiasi kepada PLN.

"Saya sangat bahagia akhirnya listrik hadir di desa kami. Dulu anak-anak tidak dapat belajar hingga malam hari karena ketiadaan listrik . Namun sekarang semua sudah dapat dilakukab, bahkan kami sudah bisa menonton tv dan menanak nasi menggunakan rice cooker tutur Musliadi.

Dengan adanya listrik ditengah-tengah masyarakat PLN berharap dapat meningkatkan taraf hidup warga serta menggerakkan roda perekonomian. Untuk itu PLN berharap doa dan dukungan dari masyarakat agar program dan cita-cita PLN melistriki negeri dapat tercapai sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tidak dapat merasakan nyamannya hidup dengan listrik .[Real]

Baca Juga

Penulis: Khadijah