Tragedi Lion Air PK-LQP: Boeing Digugat

"Pesawat yang jatuh dan menewaskan seluruh penumpang dan awaknya tersebut merupakan armada baru dari Boeing"
Pesawat Lion Air PK-LQP JT610, tipe Boeing 737 Max 8 buatan Amerika Serikat (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Perusahaan pabrikan pesawat Boeing digugat pasca jatuhnya pesawat Lion Air PK-LPQ yang jatuh di perairan Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Diketahui pesawat itu merupakan buatan Boeing jenis 737 Max 8.

Pesawat yang jatuh dan menewaskan seluruh penumpang dan awaknya tersebut merupakan armada baru dari Boeing. Bersama Lion Air, pesawat itu mulai beroperasi sejak Agustus 2018 lalu.

Gugatan untuk perusahaan pabrikan pesawat asal Amerika Serikat itu disampaikan oleh Manuel von Ribbeck yang berasal dari kantor hukum Ribbeck Law Chartered.

Ia menuding, kerusakan pada sistem operasional pesawat jadi penyebab langsung kecelakaan.

"Lion Air hanyalah salah satu dari beberapa maskapai yang telah membeli Boeing MAX 8 yang relatif baru," katanya dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima KLIKPOSITIF.

Praktisi hukum dari kantor yang sama, Deon Botha menilai pada tanggal 7 November 2018, Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan Pedoman Kelayakan Darurat baru pada Boeing 737 Max yang diarahkan pada apa yang ditetapkan sebagai "kondisi tidak aman".

Namun kemudian, ia menyebut pihak Boeing menahan informasi terkait sistem kontrol dalam operasional pesawat. "Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang baru itu dirancang dan diproduksi di Amerika Serikat," ujar dia.

Ia menjelaskan, penyelidik telah fokus pada sistem kontrol penerbangan otomatis baru pada Boeing 737 MAX yang tidak termasuk dalam versi 737 sebelumnya.

Sistem kontrol penerbangan baru ini tandasnya, memiliki kemampuan yang bisa memperbaiki situasi di mana hidung pesawat yang meninggi ke level berbahaya selama penerbangan yang bisa mengarah ke gagal mesin.

Tetapi, dalam kondisi yang dialami Boeing 737 MAX 8 sistem mendorong hidung pesawat turun secara tidak terduga dan tidak dapat dikendalikan oleh awak pesawat.

"Kecuali jika sebelumnya awak ... Baca halaman selanjutnya