Pengakuan Spesialis Pencuri Sepeda Motor Matik Puluhan TKP, Paling Lama Lima Menit

"Mencari target, memang katanya tidak direncanakan ataupun mengikuti korban, namun berkeliling dan melihat masyarakat yang lengah. Hasil curiannya dijual di wilayah Kabupaten Pessel, dengan harga rata-rata Rp5 jutaan."
DK mempraktikkan cara beraksi mencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci leter T (KLIKPOSITIF/ Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF-- DK (30 tahun), pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) khusus sepeda motor metik, mengaku tak kurang dari lima menit dalam beraksi melucuti satu unit sepeda motor

"Paling lama itu lima menit. Pakai kunci leter T yang sudah dimodifikasi. Dicongkel aja, bisa langsung hidup. Kalau lama-lama tentu tidak bisa," ungkap DK, di sela-sela dirinya mempraktikkan caranya beraksi di halaman Mapolresta Padang, Rabu 28 November 2018.

Dalam pengakuannya juga, warga Kecamatan Lubuk Begalung tercatat telah beraksi di 31 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda. Kejahatannya, harus berakhir dari tangan Reskrim Polsek Padang Barat. "Kalau mulus, bisa satu unit sehari," akunya.

Kata DK, berprofesi sebagai pelaku curanmor karena telah putus sekolah dan hanya menjadi penggangguran. Dia belajar dari saudara kandungnya sendiri. "Saya belajar dari kakak," ujarnya.

Mencari target, memang katanya tidak direncanakan ataupun mengikuti korban, namun berkeliling dan melihat masyarakat yang lengah. Hasil curiannya dijual di wilayah Kabupaten Pessel, dengan harga rata-rata Rp5 jutaan.

"Kalau ada yang lengah, lokasi sepi, itu yang saya ambil. Biasanya memang di komplek yang lengah," ucapnya yang mengaku menyesal.

Kapolresta Padang, Kombespol Yulmar Try Himawan mengatakan, jajaran Reserse Kriminal Polresta Padang memang fokus dalam meringkus pelaku di tiga C, yakni Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberitaan (Curat), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

"Khusus curanmor memang kami imbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap motornya. Saat ini motor memang kreditnya murah, namun jangan sembarang parkir, sehingga mengundang pelaku," imbauannya.

Bagi yang merasa kehilangan, dia mengimbau masyarakat untuk melihat di Mapolresta Padang. Dengan ketentuan, motor bisa dikembalikan.

"Apabila ada yang kehilangan kendaraan bisa lapor dan dicocokkan, ... Baca halaman selanjutnya