Diskominfo: KIM Garda Terdepan Tangkal Hoaks Jelang Pemilu 2019 di Limapuluh Kota

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Sebagai lembaga pelayanan publik di Kenagarian yang tugasnya adalah memberikan informasi yang benar kepada masyarakat, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bisa sebagai garda terdepan untuk menangkal hoaks yang semakin banyak berkembang jelang dilaksanakan pemilihan umum (pemilu) 2019 ini.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, Nurfitrisman pada kegiatan pemberdayaan dan optimalisasi peran KIM dalam diseminasi informasi melalui Pemanfaatan TIK kepada 50 orang anggota KIM di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (29/11).

“Diharapkan Kelompok Informasi Masyarakat yang kita berikan pelatihan dapat menyampaikan informasi yang benar dan tidak dibuat-buat, apalagi menjelang 2019 nanti, pasti akan banyak informasi yang bersifat menyesatkan atau hoaks,” katanya.

Baca Juga

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Limapuluh Kota Fery Chofa menyebut, meski saat ini perkembanngan media massa cukup pesar, namun belum semua masyarakat yang bisa mengaksesnya dikarenakan sejumlah kendala

“Karena hambatan ekonomi, lokasi, dan lain sebagainya tidak semua masyarakat bisa menerima informasi tersebut dari media, mereka butuh kelompok untuk bertukar informasi," ujarnya.

Menurutnya, cukup banyak informasi pembangunan dan kebijakan yang perlu disebarkan, hingga sampainya informasi dengan cepat dan tepat menjadi salahsatu faktor penting keberhasilan program-program yang dijalankan. Karena itulah pemerintah membutuhkan perpanjangan tangan melakui KIM.

Selain untuk menyampaikan informasi, KIM juga bisa bertindak sebagai penampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah, bagi pemerintah KIM adalah jembatan penghubung mitra dalam Diseminasi Informasi, dan menjadi mitra informasi pembangunan di wilayah itu sendiri.

"Diharapkan kedapannya KIM mampu untuk membina dan menegakkan informasi yang benar agar berdampak positif untuk disebarluaskan. Disini peran KIM adalah untuk membantu pemerintah dengan informasi yang memberdayakan, baik di pemerintah provinsi maupun kabupaten," pungkasnya.

Sebagai pemateri pada kegiatan itu, dihadirkan salah seorang wartawan senior asal Luak Limopuluah, Dody Syahputra yang memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menulis naskah publikas, liputan, dan buletin.

“Dalam membuat sebuah tulisan, penulis di sini harus memperhatikan penggunaan bahasa yang benar dan menarik, sehingga membuat pemaca bisa mendapatkan informasi secara menyeluruh,” jelasnya kepada seluruh peserta.

[Taufik Hidayat Kampai]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Eko Fajri