Selama 2018, Polres Pasaman Ungkap 26 Kasus Narkoba

Barang bukti yang diamankan polisi
Barang bukti yang diamankan polisi (KLIKPOSITIF/Yulisman)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 26 kasus narkoba diungkap Satnarkoba Polres Pasaman sepanjang Januari hingga November 2018. Dari jumlah tersebut, total tersangka yang ditangkap berjumlah 33 orang.

Kasat Narkoba Iptu Roni menjelaskan, 33 tersangka dalam penyalahgunaan narkotika tersebut diklasifikasi dalam beberapa kategori, yakni bandar, pengedar, kurir dan pemakai atau pecandu.

baca juga: Petugas Lapas Muaro Padang Gagalkan Penyelundupan Narkoba dalam Nasi Bungkus

"Jenis barang bukti yang kami amankan yakni 92 kilogram ganja, dan 10 gram sabu," ujar Kasat Narkoba , Senin 3 Desember 2018.

Dari keseluruhan kasus narkoba sepanjang Januari-November 2018 itu, 32 berkas perkaranya sudah di limpahkan ke Kejaksaan Negeri Pasaman . Bahkan, pada umumnya berkas perkara yang dilimpahkan ke kejaksaan itu sudah banyak pula yang di vonis oleh Hakim di Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping.

baca juga: Polisi Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Lengayang-Pessel

Roni mengakui, peredaran narkoba di Kabupaten Pasaman kian marak dan sudah berada pada level memprihatinkan. Ia mengimbau masyarakat bersama-sama membantu kepolisian untuk memberantas peredaran barang haram ini.

Diterangkannya, pada periode Januari-Desember 2017 lalu pihaknya berhasil mengungkap 30 kasus penyalahgunaan narkotika, dan mengamankan 30 orang tersangka. Rata-rata pelaku masih usia produktif 25-37 tahun.

"Di tahun 2017 itu, hasil penindakan penyalahgunaan narkotika jenis ganja sebanyak 94 kilogram, dan narkotika jenis sabu dengan total berat barang mencapai 3,68 gram," katanya.

baca juga: Seorang PDP di Pasaman Dimakamkan dengan Protap COVID-19

Selain itu, kata Roni sepanjang 2018 ini, Satres Narkoba Polres Pasaman sudah melakukan rehab terhadap pecandu/penguna, dan korban narkotika di daerah ini yakni sebanyak 10 korban.

Ia menilai, keberhasilan pihaknya dalam pengungkapan kasus narkotika di daerah ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, baik dari Satreskrim Polres dan jajaran Polres Pasaman , Pemda Pasaman , masyarakat dan instansi lainnya.

baca juga: Polisi Ringkus Dua Pengedar Sabu di Dua Tempat Berbeda di Pasbar

Ia juga menambahkan, untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika dikalangan pelajar, dan masyarakat di Pasaman , pihaknya juga melakukan beberapa kegiatan preventif berupa penyuluhan dan sosialisasi.

"Sepanjang tahun 2018 ini, Satres Narkoba telah melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah SLTP dan SLTA, dan pemuda di Pasaman . Penyuluhan tersebut sudah kita lakukan sebanyak 15 kali, dan bekerjasama dengan Kesbangpol Pasaman ," jelasnya.

Dia menegaskan, upaya pemberantasan peredaran narkotika itu bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah semata, tetapi masyarakat juga dapat berperan aktif dalam membantu pemberantasan narkoba .

"Kami berharap adanya peran aktif dari masyarakat untuk menginformasikan jika ada tindakan-tindakan yang mencurigakan di sekitar lingkungan masyarakat terkait upaya peredaran narkotika," tutupnya.

[Man St Pambangun]

Penulis: Iwan R