Pemko Sawahlunto Terima Penghargaan dari KPK

Walikota Sawahlunto Deri Asta Saat Menerima Penghargaan Dari Pimpinan KPK Saut Situmorang.
Walikota Sawahlunto Deri Asta Saat Menerima Penghargaan Dari Pimpinan KPK Saut Situmorang. (istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto raih penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) untuk bidang Aplikasi Jaga Perizinan di Hotel Bidakara Jakarta pada Rabu (5/12) kemarin. Penghargaan itu diberikan atas komitmen Pemko Sawahlunto dalam menjaga perizinan melalui Dinas Satu Pintu.

Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) Sekretariat Daerah Kota Sawahlunto (Setdako), Fadila Jusman membenarkan hal tersebut, penghargaan diterima langsung Walikota Sawahlunto Deri Asta dari tangan pimpinan KPK , Saud Situmorang.

baca juga: KPK Limpahkan Kasus OTT THR Pejabat Kemendikbud RI ke Polri, Ini Alasannya

"Kota Sawahlunto menjadi satu-satunya nomonasi untuk Aplikasi Jaga Perizinan yang dinilai telah melakukan keterbukaan dalam pelayanan perizinan melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja," katanya melalui pesan WhatsApp, Kamis 6 Desember 2018.

"Penilaian terhadap penerima penghargaan KPK sendiri, dilakukan tanpa diketahui mereka yang dinilai. Penilaian dilakukan tim koordinasi supervisi pencegahan korupsi yang ada di setiap daerah," tambahnya kemudian.

baca juga: OTT Pejabat UNJ soal Pungli THR, Uang USD 1.200 dan Rp27,5 Juta Disita KPK

Fadila menambahkan, pada kesempatan itu Saut Situmorang menyampaikan, keterbukaan dalam pelayanan satu pintu yang dilakukan, memberikan kepastian integritas aparat yang memberikan pelayanan.

Selain itu, dengan pelayanan yang dilakukan menciptakan transparansi perizinan, kepastian hukum yang jelas terhadap para pengusaha, serta memberikan jaminan terhadap investor yang membawa investasi bagi pengembangan daerah maupun mendorong roda perekonomian masyarakat.

baca juga: Kasus Korupsi Masjid dan Jembatan Bupati Solsel Segera Disidangkan

Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Deri Asta mengatakan, pemerintah akan terus melakukan perbaikan dalam sistem pelayanan yang diberikan, khususnya di bidang perizinan. Baginya, pelayanan perizinan memiliki dampak yang sangat besar terhadap daerah. Mulai dari kepastian investasi, peluang kerja, upaya mengatasi pengangguran, serta peningkatan perekonomian masyarakat.

"Kita akan terus sempurnakan sistem yang telah ada. Sehingga ke depan perizinan semakin memudahkan masyarakat, investor dan pelaku usaha baik UMKM maupun yang berskala besar," ujarnya.

baca juga: Kirim Surat Agar Jokowi Tak Naikan Iuran BPJS, KPK: Tak Ditanggapi

Penyerahan penghargaan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Anti Korupsi Se Dunia (Hakoedia) 2018, yang bertujuan untuk memotivasi seluruh elemen yang ada di Indonesia, bersama-sama menciptakan Indonesia bebas dari korupsi.

[Muhammad Haikal]

Penulis: Agusmanto