Jusuf Kalla Pastikan Proyek Trans Papua Jalan Terus Pasca Penembakan Pekerja

Jusuf Kalla dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat berkunjung ke Kota Padang
Jusuf Kalla dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat berkunjung ke Kota Padang (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Presiden Jusuf Kalla memastikan bahwa proyek pengerjaan trans Papua tetap berlanjut pasca penembakan pekerja proyek oleh kelompok yang diduga pemberontak.

"Proyek jalan terus," katanya saat berkunjung ke Padang, Kamis 6 Desember 2018 siang. Menurut dia semua pekerja dan aparat yang jadi korban dalam peristiwa itu adalah pahlawan.

baca juga: Pemerintah Perpanjang Masa Pelaksanaan Pekerjaan Venue PON XX

"Tentu kami sangat berduka dan menghargai mereka sebagai pahlawan pembangunan," ucap JK.

Ia pun menegaskan, pemerintah akan menyelesaikan masalah tersebut, "Mereka yang melakukan kejahatan harus ditangkap," ujarnya.

baca juga: PON XX Papua 2020 Ditunda Hingga Oktober 2021

Hal senada juga diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo. Ia menyebutkan, pembangunan jalan trans papua adalah untuk kepentingan masyarakat.

Apalagi, kata dia, ketiadaan infrastruktur jalan yang baik di Papua telah menyebabkan lamanya waktu tempuh.

baca juga: Komite II DPD RI Minta Pemerintah Evaluasi Keberadaan Pasukan Non-Organik di Papua

Tak jarang, perjalanan yang semestinya dapat ditempuh hanya dalam beberapa jam saja dapat memakan waktu hingga berhari-hari.

"Di Indonesia bagian timur, di Papua , jalan (rusak) seperti ini banyak sekali. Masak hanya 120 kilometer memakan waktu dua atau tiga hari baru sampai. Harus menginap, harus masak di jalan. Inilah pentingnya infrastruktur," jelasnya.

baca juga: 63 Tapol Papua Desak Kasusnya Dibawa ke Meja PBB

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai bahwa akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok-bersenjata di Papua lebih utama karena masalah pembangunan, masalah kesejahteraan.

"Kita melihat dulu, kelompok-kelompok bersenjata itu lebih banyak dulu awalnya di Papua Barat, di daerah Manokwari. Tapi dengan pembangunan yang sudah sangat bagus saat ini tidak ada lagi di daerah-daerah itu," pungkasnya kemudian.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa