Hadiri Kongres PPI di Padang, Ini Pesan Menperin Kepada Insinyur

"insinyur dituntut bukan hanya sekedar menjadi penyusun program dilevel pengambil keputusan, namun pada level teknis dan pekerja."
Menperin Erlangga Hartarto (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menegaskan, era Making Indonesia 4.0 merupakan pekerjaan rumah bagi para insinyur.

Guna mengimplementasikan industri generasi keempat itu, Airlangga menyebut, para insinyur dituntut bukan hanya sekedar menjadi penyusun program dilevel pengambil keputusan, namun pada level teknis dan pekerja.

"Ini merupakan PR (Pekerjaan Rumah, red) bagi para insinyur untuk mengisi program-program, agar tidak hanya dilevel pengambil keputusan, tapi pada level teknis dan level pekerja," ungkap Airlangga, usai menghadiri kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII) ke XXI, di Padang, Sumatera Barat, Kamis 6 Desember 2018.

Kata Ketua Umum Golkar ini, langkah konkret yang dilakukan pemerintah saat ini dengan menyediakan pilot plant untuk lima sektor industri.

"Para insinyur perlu mempersiapkan diri. Peluangnya begitu besar. Saat ini pilot plant di lima sektor industri, tekstil, makanan minuman, elektronik, cemikal, telah disiapkan. Sudah ada protto tipenya. Percontohan ini yang akan dikopi industri-industri," ungkapnya.

"Langkah konkret adalah mempersiapkan kompetensi untuk siap mengisi itu semua. Tentu ini sangat membutuhkan insinyur, tulang punggungnya adalah insinyur," pungkasnya menambah.

(Cecep Jambak)