Bawaslu Pessel Gandeng Millenial Tingkatkan Pengawasan Pemilu 2019

"peran kalangan intelektual salah satu hal yang pontesial meningkatkan pengawasan pemilu."
Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan menggadeng kelompok milenial intelektual kampus dalam meningkatkan partisipasi pegawasan Pemilu 2019. (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggadeng kelompok millenial intelektual kampus dalam meningkatkan partisipasi pegawasan Pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Pesisir Selatan, Erman Wadison mengatakan, peran kalangan intelektual salah satu hal yang pontesial meningkatkan pengawasan pemilu. Hal ini karena ketersedian SDM yang mumpuni dan kampus memiliki generasi mahasiswa yang intelektual terhadap Pemilu.

"Sesuai yang diaturkan dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017. Di mana Pengawas Pemilu mempunyai kewajiban melakukan pengembangan pengawasan partisipatif, dan ini salah satunya," katanya di Kampus Tinggi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Balaiselasa, Kamis 6 Desember 2018.

Ia menjelaskan, Pemilu tahun 2019 merupakan pemilu serentak yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia. "Untuk mencegah terjadinya banyak persoalan serta banyaknya pelanggaran yang terjadi, maka perlu adanya keterlibatan banyak pihak," tuturnya.

"Selain itu, hal ini disebabkan karena Regulasi yang berubah, ditambah tingkat pemahaman dan kesadaran mayarakat seputar aturan Pemilu yang rendah. Dan juga keterbatas SDM Pengawas Pemilu yang terbatas, tentu penggandengan pihak kampus perlu dilakukan secara masif," terangnya.

Sementara itu, Ketua STAI Balaisalasa, Lukman Hakim menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Bawaslu Pesisir Selatan dalam mengajak kerjasama dalam pengawasan Pemilu 2019. Sebab, selain dapat ikut serta dalam menyukseskan Pemilu, pihak kampus juga mengaku adanya pengembangan terhadap peningkatan SDM mahasiswa.

"Kami dari pihak Kampus dengan senang hati dan siap membantu dan bekerjasama dengan Bawaslu. Kerena kegiatan ini juga menguntungkan bagi kami pihak STAI diantaranya dengan menambah wawasan mahasiswa tentang proses pelaksanaan Pemilu," jelasnya.

[Kiki Julnasri]