Jumlah Pemilih Disabilitas di Payakumbuh Tidak Sampai 100 Orang

"Meski tergolong tidak banyak, KPU Payakumbuh tetap melakukan sosialisasi kepada penyandang disabilitas"
Ketua KPU Kota Payakumbuh, Haidi Mursal (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh-Sumbar, Haidi Mursal menyebut, jumlah pemilih disabilitas di Kota Payakumbuh tidak sampai 100 orang.

Meski jumlah pemilih penyandang disabilitas di daerah itu tidak terlalu banyak, Haidi Mursal menyebut, pihaknya telah melakukan sosialisasi terhadap penyandang disabilitas itu terkait cara-cara menyalurkan hak suara mereka pada pemilihan umum (pemilu) April 2019 nanti, baik untuk pemilihan presiden (pilpres) ataupun pemilihan legislatinf (pileg).

“Meski jumlahnya tidak terlalu besar, tapi sosialisasi tetap kami lakukan karena mereka juga memiliki hak pilih yang sama dengan yang lainnya,” kata Haidi Mursal kepada KLIKPOSITIF, Senin 10 Desember 2018.

Menurutnya, untuk bisa menyalurkan hak suaranya, penyandang disabilitas nantinya diharapkan bisa didampingi oleh orang kepercayaannya. Untuk TPS, hanya akan ada alat bantu berupa template untuk disabilitas tuna netra.

“Setiap TPS akan ada satu template dan itu bisa digunakan secara bergantian oleh tuna netra,” lanjutnya.

Untuk 2019 nanti, jumlah TPS di Kota Batiah berjumlah 341. Jumlah itu meningkat dibandingkan pemilihan kepala daerah (pilkada) 2016 yang jumlah TPS-nya sebanyak 210.

Terkait logistik untuk pemilu 2019 ini, Haidi Mursal menyebut pihaknya sudah menerima kotak dan bilik suara yang semuanya berbahan karton dari KPU RI. “Untuk kelengkapan TPS, itu pengadaannya dari KPU kabupaten kota. Untuk kita masih dalam proses, diantaranya seperti karet, pena, spidol, paku, alas coblos, karet gelang, dan benang,” jelasnya.

[Taufik Hidayat Kampai]