Ini Dampak Ekonomi Ambruknya Jembatan di Jalan Nasional Padang-Bukittinggi

"dampak yang dialami adalah persoalan peningkatan angka ongkos transportasi. Hal itu terjadi akibat jarak tempuh yang dilalui masyarakat akan lebih jauh dari yang biasanya."
kondisi jalan ambruk di Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar (Group WA Siaga Bencana)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pengamat Ekonomi dari Universitas Andalas, Hefrizal Handra, menilai ambruknya jembatan Batang Kalu di Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Senin 11 Desember 2018 malam, berdampak pada perekonomian rakyat.

"Jangka pendek memang belum terasa. Namun jangka menengah dan panjang akan sangat terasa," ungkap Hefrizal, Selasa 11 Desember 2018.

Dijelaskannya, dampak yang dialami adalah persoalan peningkatan angka ongkos transportasi. Hal itu terjadi akibat jarak tempuh yang dilalui masyarakat akan lebih jauh dari yang biasanya.

"Dampak dalam jangka pendek memang pada transportasi, biayanya jadi meningkatkan," ujarnya.

Sehingga, katanya dalam waktu lama kemudian berpengaruh pada peningkatan harga komoditi terutama palawija.

"Kita tau daerah Utara merupakan wilayah menyuplai palawija. Jika dalam kondisi ini, transportasi biayanya meningkatkan, maka harga-harga sayuran tentu juga akan meningkat," ungkapnya.

Untuk itu, katanya pihak terkait harus segera melakukan langkah agar jembatan tersebut bisa dilalui. "Jembatan merupakan infrastruktur yang sangat vital. Jika tidak segera diperbaiki, bisa dengan jembatan darurat, maka dampak ekonomi akan semakin dirasa," pungkasnya. [Cecep Jambak]