Ternyata, Karung Berisi Ribuan e-KTP di Pariaman Dibuang Sejak 3 Bulan yang Lalu

"Ada kesalahan dari pihak internal saat membuang berkas yang tidak terpakai tersebut"
Kepala Disdukcapil Padang Pariaman memperlihatkan contoh e-KTP yang telah dimusnahkan (Istimewa)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pihak Kepolisian Resor Kota Pariaman sedang melakukan penelesuran lebih lanjut terkait penemuan ribuan e-KTP di dalam karung di sebuah kebun warga, Selasa 11 Desember 2018 kemarin.

Ribuan kartu identitas milik warga di Kabupaten Padang Pariaman itu ditemukan oleh warga desa Kampung Baru Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat bernama Zainal Arifin (75).

Dari hasil penelusuran sementara, Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan mengatakan bahwa KTP tersebut sudah dibuang sejak tiga bulan yang lalu.

"Sudah dibuang sejak lama, sehingga saat ditemukan warga karungnya sudah lapuk," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF, Rabu 12 Desember 2018.

Baca Juga: Warga Kota Pariaman Temukan Karung Berisi Ribuan e-KTP di Kebun

Ia menjelaskan, awalnya ribuan e-KTP tersebut sengaja dimusnahkan dan dibuang karena memiliki kesalahan data pemilik seperti penetapan status kawin dan belum kawin warga dalam kartu itu.

Apalagi sebelumnya di Disdukcapil Padang Pariaman sendiri memang ada pembersihan berkas yang tak terpakai lagi 3 bulan yang lalu. Dengan hal itu, ia menduga, ada kesalahan dari pihak internal saat membuang berkas yang tidak terpakai tersebut.

"Dugaan kami demikian, untuk membuktikannya, saat ini kami sedang memeriksa 4 orang saksi yang meliputi internal dari Disdukcapil, petugas gudang, pihak keamanan gudang dan warga yang menemukannya langsung," papar Andry.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Padang Pariaman M. Fadli Amran. Menurut dia, sebelum dibuang, e-KTP yang tak terpakai itu sebelumnya digunting fisik kartunya.

"Sebelum dibuang pun harus disimpan dulu dalam waktu yang ditentukan. Kami akan melakukan penyelidikan dan kroscek siapa yang oknum ... Baca halaman selanjutnya