Jokowi dan Prabowo Hanya Saling Klaim di Medsos Saat Kampanye, Minim Gagasan

"Isu ekonomi masih mendominasi kampanye mereka di jejaring"
Dua pasang calon peserta Pilpres 2019 (Net)

POLITIK, KLIKPOSITIF -- Lembaga pemantau konten dan belanja kampanye capres di media massa dan media sosial, SatuDunia, menilai bahwa selama masa kampanye yang sudah berjalan 2,5 bulan ini, kedua pasangan calon cuma saling klaim di media sosial.

Menurut lembaga itu, isu ekonomi masih mendominasi kampanye mereka di jejaring. Berdasarkan pantauan, tim pasangan Prabowo-Sandiaga hingga 10 Desember telah mengangkat isu ekonomi dalam kampanyenya sebanyak 206 kali.

Sedangkan tim pasangan Jokowi-Ma’ruf jauh lebih kecil mengangkat isu ekonomi dalam kampanyenya di media sosial ketimbang rivalnya, yaitu hanya 75 kali. Namun, kedua paslon hanya saling klaim tanpa ada tawaran ide dan gagasan.

"Namun sayang, kedua paslon capres hanya saling klaim dalam kampanye mereka. Paslon nomor urut 01 mengklaim keberhasilannya, sedangkan paslon nomor 02 mengklaim pemerintah gagal dalam pembangunan ekonomi," kata Direktur Eksekutif Satu Dunia Firdaus Cahyadi, Rabu 12 Desember 2018.

Dilansir dari Suara.com-jaringan Klikpositif, masing-masing paslon tidak mengungkap kebijakan apa yang akan diubah atau diperbaiki bila terpilih menjadi Presiden.

Sehingga, menurut Firdaus, konten kampanye mereka tidak ada isinya untuk ditawarkan ke publik. "Akibatnya tidak ada yang substantive dalam perdebatan mereka," ujarnya.

SatuDunia melalui website www.iklancapres.id melakukan pemantauan konten kampanye capres di media sosial. Akun media yang dipantau adalah akun resmi paslon dan juga akun tim kampanye mereka.

Akun medsos itu diantaranya adalah ada di facebook, twitter dan instagram. Selain itu SatuDunia juga memantau akun akun atau group di media sosial yang memiliki pengaruh dalam penyebaran kampanye masing-masing paslon.

Kemudian, isu lingkungan hidup masih kuramg diminati oleh paslon untuk diangkat dalam kampenye mereka.

Berdasarkan pantauan www.iklancapres.id hingga 10 Desember, baik paslon no 01 maupun 02, ... Baca halaman selanjutnya