Polresta Padang Musnahkan 15 Kilogram Ganja Hasil Penangkapan Komplotan Antar Provinsi

"keenam pelaku merupakan komplotan pengedar ganja antar provinsi. "
Polresta Padang memusnahkan 15 Kilogram Ganja (Halbert/KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resort Kota Padang memusnahkan 15 kilogram daun ganja kering yang merupakan hasil penangkapan beberapa waktu lalu, Rabu 12 Desember 2017

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan barang milik tersangka dengan inisial HD (29), GE (25), MA (41), KM (25), RAR (27) dan KR (20) yang ditangkap pada Jumat 2 November 2018 lalu.

"Pemusnahan ini dilakukan untuk mengurangi jumlah barang bukti yang akan dibawa nantinya ke Pengadilan," ujar Kasat Res Narkoba Polresta Padang, Kompol Abriadi.

Sebelumnya, pihaknya melakukan penangkapan terhadap enam orang tersangka itu secara berurutan dalam semalam.

"Saat penangkapan, awalnya kami mengamankan tersangka atas dengan inisial RAR dan rekannya KR di daerah Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah," ujarnya.

Dari tangan kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti 5 paket besar ganja yang dibalut lakban warna kuning berisikan biji, batang daun serta ranting yang diduga daun ganja. Setelah itu, polisi langsung melakukan pengembangan.

Dari pengakuan kedua tersangka, polisi mendapatkan informasi kalau barang haram itu didapat dari HD, 29, ditangkap di rumahnya Perum Lubuk Lestari Indah, Kelurahan Padangsarai, Kecamatan Kototangah dan GE, 25, ditangkap di rumahnya Perumahan Bungo Pasang.

Dari keterangan keempat pelaku yang diamankan itu, ganja tersebut dipasok oleh MA, 41, seorang security, warga Adinegoro, Kelurahan Lubukbuaya, Kecamatan Kototangah. Polisi yang telah mengetahui keberadaannya langsung menangkapnya di tempat kerjanya di kawasan jalan lintas Bypass KM 25, Kecamatan Batanganai, Kabupaten Padangpariaman.

Menurutnya, keenam pelaku merupakan komplotan pengedar ganja antar provinsi. Barang haram tersebut dipasok dari Padang Sidempuan melalui jalur darat.

“Total ganja yang kita amankan sekitar 15 kilogram. Kelimanya akan dikenakan Undang-Undang No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman di ... Baca halaman selanjutnya