Rehab Gedung Puskesmas Ibuh Payakumbuh Tak Tuntas Sesuai Waktu

Proyek rehab Puskesmas Ibuh
Proyek rehab Puskesmas Ibuh (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF  -- Proyek pengerjaan rehab gedung Puskesmas Ibuh Kota Payakumbuh -Sumbar senilai Rp3.099.688.000 tidak bisa dituntaskan pihak rekanan, yaitu PT Analisa Sila Karya sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

Dalam kontrak dengan nomor 440/20/PPK-RHB-Ibuh/PYK/VII/ 2018 dijelaskan, pengerjaan rehab bangunan Puskesmas itu dimulai pada 30 Juli dengan waktu pengerjaan selama 120 hari kalender dan berakhir pada 27 November 2018. Namun, smapai dengan Rabu 12 Desember 2018 siang, proses pengerjaan masih terus berlangsung.

baca juga: Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Tertibkan Kafe di Payakumbuh

Akibat kelalaiannya tersebut, PT Analisa Sila Karya diberikan penambahan waktu  pengerjaan selama 20 hari, yaitu sampai 16 Desember mendatang. Konsekuensinya, mereka harus membayar denda 1 per 1.000 dari nilai kontrak atau Rp3 juta setiap harinya. Dengan tambahan waktu 20 hari, pihak rekanan diharuskan membayarkan denda sebanyak Rp60 juta.

Pantuan KLIKPOSITIF di lapangan, Rabu (12/12) siang, dari tiga lantai gedung yang dikerjakan, baru lantai dasar yang sudah tuntas. Sedangkan untuk lantai dua terlihat masih dalam tahap pengerjaan, yaitu pemasangan kusen pintu dan beberapa detail lainnnya.

baca juga: PSBB Jilid III, Camat Payakumbuh Selatan Siap Disiplinkan Warga di 6 Kelurahan

Salah satu pekerja yang diwawancarai KLIKPOSITIF di lokasi menyebut, kendala utama yang dihadapi PT Analisa Sila Karya dalam menyelesaikan proyek adalah tidak stabilnya harga bahan bangunan sepanjang tahun ini.

“Selain harga yang tidak stabil, material bangunan juga sulit didapatkan. Kalau melihat progress sampai sejauh ini, mudah-mudahan pengerjaan bisa selesai dalam satu minggu ke depan,” kata pria bertopi yang enggan menyebutkan namanya itu.

baca juga: Ratusan Personel TNI dan Tim Gugus Penanganan COVID-19 di Payakumbuh Siap Kawal PSBB Jilid III

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) rehab Puskesmas Ibuah, Desmon Korina mengakui proyek itu gagal diselesaikan pihak rekanan, yaitu PT Analisa Sila Karya dengan konsultan pengawas CV Inti Karya Tiga Mitra sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam kontrak.

“Sampai kontrak yang sudah ditetapkan, rekanan hanya mampu menyelesaikan bobot sekitar 75 persen,” katanya Rabu (12/12) siang.

baca juga: BLT COVID-19 APBD Kota tak Kunjung Cair, Riza Minta Warga Payakumbuh Bersabar

Karena keterlambatan itu, dilakukan penambahan waktu  pengerjaan selama 20 hari  hingga batas akhir sampai 16 Desember mendatang. Dan apabila sampai dengan penambahan waktu tersebut berakhir dan PT Analisa Sila Karya tidak sanggup menyelesaikan pekerjaan maka akan dilakukan pemutusan kontrak.

“Tapi kita tetap berharap pihak rekanan bisa menuntaskan pengerjaan sebelum akhir waktu yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.

[Taufik Hidayat Kampai]

Penulis: Iwan R