Es Laut Tertua Perlahan Menghilang, Ilmuwan Sebut Itu Pertanda Buruk

"Wilayah yang dulunya ditempati oleh es tertua di dunia kini berkurang sebesar 95 persen dibandingkan dengan keadaan yang sama tiga dekade lalu"
Bongkahan es tertua yang terlepas di Kutub Utara. (net)
dari 1 persen wilayah Samudera Arktik.

Para ilmuwan memperkirakan bahwa Arktik dapat mengalami musim panas bebas es pada tahun 2030 jika emisi karbon terus meningkat. Itu merupakan pertanda buruk bagi beruang kutub karena gumpalan es yang ada di darat akan menghilang.

Penurunan jumlah es juga membuat Arktik lebih mudah diakses. Itu bisa mengakibatkan konflik karena di wilayah tersebut kaya akan cadangan minyak, gas, dan mineral. Beberapa negara akan berbondong-bondong memperebutkan sumber daya tersebut sehingga rawan akan konflik.

Ilmuwan memprediksi bahwa hal itu akan menjadi masalah besar bagi AS dan juga negara di sekitar Arktik lainnya. Hilangnya es laut tertua di dunia akan menjadi kabar buruk bagi keberlangsungan iklim yang ramah di Bumi. (*)

sumber: HiTekno