Tidak Semata Soal Pendapatan, Ini Alasan Penindakan Rokok Tanpa Cukai

"penindakan yang dilakukan selama ini karena adanya beberapa alasan lain selain tidak membayar pajak kepada negara."
Pemusanahan rokok ilegal di Bea dan Cukai Teluk Bayur Padang (KLIKPOSITIF/ Halbert)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Penindakan terhadap rokok tanpa cukai di Sumatera Barat selama ini bukan hanya sekedar tentang tidak memperoleh income pemerintah saja, melainkan ada beberapa alasan lainnya yang lebih penting.

Hal terasebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Bea dan Cukai Teluk Bayur Padang, Hilman Satria saat pemusnahan barang bukti penindakan kemarin, Rabu 12 Desember 2018.

Menurutnya, penindakan yang dilakukan selama ini karena adanya beberapa alasan lain selain tidak membayar pajak kepada negara.

"Alasan lain penindakan ini karena harga yang dipatok oleh perusahaan rokok tanpa cukai, selain itu juga ada pertimbangan lainnya seperti kesehatan," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa rokok tanpa cukai tersebut juga mematok harga yang tidak logis untuk hitungan modal yang diprediksi oleh pemerintah.

"Harga Rp8 ribu itu menurut kami tidak logis untuk memproduksi sebungkus rokok, bahan yang digunakan juga belum jelas apakah benar-benar tembakau yang ditanam atau tidak," lanjutnya.

Menurutnya, rokok yang tidak memiliki cukai tersebut dikhawatirkan merupakan saduran dari rokok bekas yang dikumpulkan kembali dan dikemas kembali menjadi rokok seperti biasanya.

"Jadi, penindakan selama ini bukan hanya tentang tidak membayar pajak saja, tetapi juga tentang kebaikannya untuk kesehatan. Meskipun tidak ada rokok yang sehat, setidaknya rokok yang legal jelas kadar dan telah diproses sesuai dengan aturannya," sambungnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menghisap rokok tanpa cukai yang masih beredar di beberapa daerah di Sumatera Barat karena beberapa alasan tersebut. [Halbert Caniago]