Revitalisasi Pasar Pariaman Jadi Prioritas Pemerintah Pusat Tahun 2019

"Kondisinya saat ini sudah tidak layak"
Pasar Pariaman (Pariaman Today)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita menegaskan bahwa akan mengupayakan rencana revitalisasi Pasar Pariaman disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, rencana revitalisasi pasar sentral Kota Tabuik itu sangat penting, mengingat kondisinya saat ini sudah tidak layak pasca gempa 2009 lalu.

"Perlu secepatnya direvitalisasi," katanya saat berkunjung ke Pariaman, Kamis 13 Desember 2018 kemarin bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Tahun Depan, Pasar Pariaman akan Direvitalisasi

Ia menjelaskan, rencana revitalisasi pasar Pariaman ini akan menjadi prioritas pemerintah pusat tahun depan. Untuk pembangunannya pun, akan diupayakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Semoga saja pembangunannya bisa dilakukan tahun depan," ujar dia. Kendati begitu, Enggar belum bisa menaksir jumlah anggaran yang akan digunakan untuk merevitalisasinya.

"Untuk anggaran belum tahu, kami perlu berkoodinasi dengan Menteri PUPR untuk merincinya," sebut dia.

Senada dengan Enggar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menambahkan bahwa, rekonstruksi bangunan pasar ini perlu segera dilakukan untuk kepentingan perdagangan.

"Saya sudah tinjau langsung ke lapangan, kondisinya cukup memprihatinkan dan perlu segera direkonstruksi," pungkasnya kemudian.

Diketahui, Pasar Pariaman terletak di tengah kota Pariaman, Kecamatan Pariaman Tengah. Pasar ini merupakan pasar utama dan terbesar di Kota Pariaman yang menjual komoditas primer kebutuhan bahan pokok masyarakat.

Pasar yang berada di atas lahan seluas 4.546 m² dengan luas bangunan 4.500 m² ini menampung 265 pedagang.(*)