Tangkap Pencuri Rel, Polres Sijunjung Raih Penghargaan dari PT KAI

Penyerahan penghargaan dari PT KAI ke Polres Sijunjung
Penyerahan penghargaan dari PT KAI ke Polres Sijunjung (Istimewa)

SIJUNJUNG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor (Polres) Sijunjung dan Kepolisian Sektor (Polsek) IV Magari mendapatka  penghargaan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Hal itu diberikan atas keberhasilan mengungkap kasus pencurian besi rel kereta api di di Jorong Kapalo Koto, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung , 29 November 2018 lalu. 

baca juga: Satgas Bencana BUMN Sumbar Salurkan Bantuan Penanganan COVID-19 kepada Pemkab Agam

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sijunjung, AKBP Driharto mengatakan, ia tidak menyangka Polres Sijunjung diberikan penghargaan oleh PT KAI , karena apa yang dilakukan oleh anggota kepolisian merupakan sudah menjadi tugas dan kewajiban.

"Terimakasih atas apresiasinya kepada PT KAI , penghargaan ini untuk seluruh anggota Polres Sijunjung , semoga ini menjadi motivasi bagi anggota untuk terus memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya di Mapolres Sijunjung, Sabtu 15 Desember 2018.

baca juga: Kasus Virus Corona di Sumbar bertambah 27 per 27 Mei, Jubir: Sijunjung Catatkan 7 Kasus Perdana

Sementara itu Kepala Devisi Regional II Sumatera Barat, AKBP Jefri mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi keberhasilan Polres Sijunjung dalam mengungkap pencurian aset PT KAI .

"Penghargaan ini, sebagai ungkapan terima kasih kami kepada Polres Sijunjung dan jajaran dalam menyelamatkan aset-aset kami, di wilayah hukum Polres Sijunjung ," pungkasnya.

baca juga: Ditengah Pandemi COVID-19, Tahanan Polres Sijunjung Asal Mentawai Jadi Mualaf

Diberitakan sebelumnya, Polres Sijunjung menangkap tiga orang pelaku pencurian rel pada 29 November lalu di Jorong Kapalo Koto, Kenagarian Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi terlibat drama kejar-kejaran mobil dengan pelaku yang kabur usai melancarkan aksinya.

baca juga: Kepergok Mencuri Uang, Penjual Kasur Diamankan Warga di Pariaman

Dalam kejar-kejaran tersebut, mobil yang dikendari pelaku mengalami kecelakaan sehingga 1 dari 3 tersangka meninggal duni tersangka tersebut adalah Pebri Berlianda (27) warga Solok.

Kemudian dua lainnya Tomy Hamdani (38) dan Domi Saputra (20) warga Pekanbaru. Dalam kecelakaan itu, mereka mengalami luka berat sehingaa harus mendapatkan penanganan itensif sebelum menjalani proses hukum.

[Muhammad Haikal]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa