Bawaslu Pessel Ajak Masyarakat Awasi Kampanye Peserta Pemilu

"Jika terdapat, laporkan kepada kami akan ada sanksi tegas"
Ketua Bawaslu Pessel, Erman Wadison (Klikpositif)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi kampanye para caleg di tempat yang telarang pada Pileg dan Pilpres 2019.

Ketua Bawaslu, Erman Wadison mengatakan, tempat yang dilarang untuk berkampanye di antarannya menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan.

"Hal ini diatur di dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Jika terdapat, laporkan kepada kami akan ada sanksi tegas," sebut Erman Wadison kepada KLIKPOSITIF.

Erman Wadison menjelaskan, saat ini telah banyak peserta pemilu, celeg atau tim kampanye meraba penggunaan tempat terlarang ini. Sebab, fasilitas umum ini dinilai menjadi salah satu tempat yang strategis untuk merangkul masyarakat.

"Hal ini bisa kita simak dari apa yang disampaikan peserta pemilu diantaranya berkaitan visi dan misi, termasuk pencitraan dirinya. Atau bisa juga dengan mudah membagikan alat peraga kampanye srperti, kalender kartu nama dan stiker," jelasnya.

Untuk mencegah hal ini, Erman Wadison dan jajarannya akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Sebab, dengan keterbatasan jangkauan Bawaslu hal tersebut akan rentan terjadi.

"Hal ini sesuai dengan surat edaran (SE) Bawaslu RI. Dan kami akan gencarkan melalui sosialisasi. Sebab, hal ini sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat,"pungkasnya.

(Kiki Julnasri)