Indonesia Punya 40 Persen Energi Panas Bumi dari Total Cadangan Dunia

"Data pemerintah menunjukkan bahwa penggunaan energi terbarukan di Indonesia baru mencapai angka 5 persen"
PLTP Wayang Windu, Pangalengan, Jawa Barat adalah salah satu eksplorasi panas bumi yang ramah lingkungan. (http://www.ebtke.esdm.go.id)

KLIKPOSITIF -- Salah satu badan yang bergerak di bidang lingkungan hidup, Green Peace Indonesia menilai pemanfaatan besar-besaran energi terbarukan harus dimulai sekarang. Potensi energi terbarukan sangat melimpah di Indonesia dan potensi kelimpahan energi panas bumi mencapai 40 persen dari total cadangan di dunia.

Data pemerintah menunjukkan bahwa penggunaan energi terbarukan di Indonesia baru mencapai angka 5 persen. Sementara, 95 persen lainnya masih digantungkan pada bahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas dan batubara yang
cadangannya semakin menipis.

"Cadangan itu tak begitu lama lagi akan segera habis," kata Dian Elvi, jurukampanye Iklim dan energi Green Peace Indonesia.

Di luar negeri, panas bumi ini telah didukung oleh LSM Internasional di bidang lingkungan hidup seperti, WWF dan Greenpeace karena sifatnya yang ramah lingkungan serta sudah diterapkan di negara dengan potensi panas bumi yang besar antara lain Jepang, Selandia Baru, Filipina dan Amerika Serikat tanpa ada masalah lingkungan dan sosial.

Pembangkit listrik tenaga Panas Bumi hampir tidak menimpulkan polusi atau emisi gas rumah kaca. Tenaga ini juga tidak berisik dan dapat diandalkan. Pembangkit listik tenaga geothermal menghasilkan listrik sekitar 90 persen dibandingkan 65-75 persen pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

Sayangnya, bahkan di banyak negara dengan cadangan panas bumi melimpah seperti Indonesia yang memiliki 40 persen cadangan panas bumi dunia, sumber energi terbarukan yang telah terbukti bersih ini tidak dimanfaatkan secara besar-besaran. (*)