Wali Kota Bukittinggi : Jangan Belikan Anak-anak Mercon atau Terompet

Pemko Bukittinggi pastikan kawasan Jam Gadang yang sedang direnovasi tidak dibuka saat malam tahun baru
Pemko Bukittinggi pastikan kawasan Jam Gadang yang sedang direnovasi tidak dibuka saat malam tahun baru (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengimbau warganya agar tak ikut latah merayakan pergantian tahun 2018.

Hal ini menurut Ramlan, bukanlah budaya Minangkabau yang dianut oleh warga Bukittinggi .

baca juga: Satu Lagi Pasien Positif COVID-19 Asal Bukittinggi Dinyatakan Sembuh

"Lebih baik habiskan waktu di Masjid atau Musala, maupun tak keluar rumah. Merayakan tahun baru bukanlah budaya kita," sebut Ramlan, Jum'at 28 Desember 2018.

Ramlan mengatakan, Pemerintah Bukittinggi tak pernah mengadakan acara terkait pergantian tahun, untuk itu ia berharap agar warganya tak ikut-ikutan merayakan.

baca juga: Jalan Alternatif Padang-Bukittinggi Kembali Longsor, Akses Jalan Putus

"Kepada orangtua, jangan belikan anak-anak mercon atau terompet, sebab hal ini tentu akan membuat anak-anak berada di luar daerah," ungkapnya.

Kendati demikian, Ramlan juga mengatakan, jika ia juga tak bisa menghambat orang-orang datang ke Bukittinggi pada malam pergantian tahun. Namun ia berjanji akan mengawasi agar tak terjadi hal-hal yang menyimpang.

baca juga: Salut, Bhabinkamtibmas Polres Bukittinggi Bagikan 1 Ton Bawang Merah Hasil Panen ke Masyarakat

Pergantian Tahun 2018 ini terasa beda dibanding tahun-tahun sebelumnya karena titik kumpul keramaian yakni Jam Gadang yang saat ini pedestriannya direvitalisasi, molor pengerjaannya. Padahal jatuh tempo proyek senilai Rp16,4 miliar itu adalah pada Sabtu 29 Desember 2018 besok.

Akibatnya, Pemko Bukittinggi mengambil keputusan besar dengan tetap menutup kawasan itu pada malam pergantian tahun 2018 mendatang hingga proyek itu selesai.

baca juga: Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Ventilator ke RSAM Bukittinggi

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R