Gunung Agung Erupsi, Status Masih Siaga

"Gunung Agung yang berada di Bali mengalami erupsi sekitar pukul 04.09 WITA"
Erupsi Gunung Agung pada 23 Desember 2017 pukul 11.57 WITA. (Instagram)

KLIKPOSITIF -- Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis, Gunung Agung yang berada di Bali mengalami erupsi sekitar pukul 04.09 WITA, Minggu 30 Desember 2018.

Namun tinggi kolom abu tidak teramati, karena cuaca gelap. Namun erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi ± 3 menit 8 detik.

Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga). Dalam level ini, direkomendasikan bagi masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, atau tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 kilometer dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona perkiraan bahaya tersebut bersifat dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Selanjutnya, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diimbau agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi, terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Area landaan aliran lahar hujan itu mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung. (*)