Tidak Ada Iven Khusus, Ini Imbauan Dinas Pariwisata pada Malam Pergantian Tahun

"pengunjung yang mengadakan atau membuat acara malam tahun baru di Sumbar tidak ada larangan dari Dinas"
Kadis Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian. (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian menyampaikan, pihaknya tidak punya iven khusus dalam menyambut Tahun Baru. Dari dulu selalu begitu, menurut Oni, apalagi pemerintah provinsi Sumatera Barat, Kabupaten dan Kota tidak membenarkan adanya perayaan malam pergantian tahun.

Namun untuk pengunjung yang mengadakan atau membuat acara malam tahun baru di Sumbar tidak ada larangan dari Dinas. "Kalau pengunjung ingin membuat kegiatan khusus atau privat di hotel tentunya tidak bisa kami larang," ungkap Oni saat dihubungi KLIKPOSITIF, Minggu 30 Desember 2018.

Dia menegaskan, tidak ada rekomendasi tempat khusus untuk perayaan tahun baru. Namun pengunjung yang ingin datang, seperti biasa pariwisata Sumbar siap memberikan pemandangan yang indah. Apakah pariwisata pantai, laut gunung dan wisata budaya.

"Selamat menikmati destinasi kami bagi para wisatawan yang menghabiskan tahun dan menyambut tahun baru di Sumbar," katanya.

Oni mengajak, para pelaku wisata untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pengunjung yang datang. Ramah dan tidak melakukan tindakan yang menyebabkan nama baik pariwisata Sumbar ternodai. "Pelaku wisata berikan pelayanan yang baik kepada pengunjung kita, buat mereka senyaman mungkin sehingga dikemudian hari mereka berkunjung lagi," ajaknya.

Kemudian diharapkan pengunjung bisa menjaga keselamatan selama menikmati kunjungan, seperti mandi di pantai tidak usah dipaksakan jika kondisi cuaca buruk sebaliknya begitu juga bagi pengunjung di objek wisata lain. "Mari sama-sama menjaga, jadikan keselamatan nomor satu," tukas Oni.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menegaskan, tidak ada perayaan tahun baru di Sumbar. Apalagi ditengah duka korban tsunami Selat Sunda. Masyarakat diminta untuk melakukan kegiatan positif, seperti melakukan pengajian atau dzikir di Masjid terdekat

[Joni Abdul Kasir]