Dulunya Kumuh, Kini Jorong Tabek Bertransformasi Menjadi Kampung “Seribu Bunga” di Ranah Minang

"Mudah-mudahan, Astra International terus menjadi perusahaan otomotif terbesar dan terkemuka di Tanah Air yang terus berpartisipasi untuk memajukan masyarakat Jorong Tabek melalui program-program CSR perusahaan"
Gapura KBA Astra International di pintu gerbang utama Jorong Tabek (Riki Suardi)

Jorong Tabek terus bersolek seiring semakin mekarnya ribuan kembang bunga yang mengitari pemukiman penduduk di daerah yang dulunya nampak kumuh tersebut. Bahkan saking mekarnya, masyarakat pun menamai Jorong Tabek sebagai kampung "seribu bunga"


Laporan Riki Suardi - Kabupaten Solok

Jorong Tabek merupakan salah satu Jorong di Nagari (Desa) Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, yang dielu-elukan sebagai satu-satunya Kampung Berseri Astra (KBA) di Ranah Minang.

Jorong atau kampung ini, terletak di antara tiga destinasi alam di Kabupaten Solok, yaitu Gunung Talang yang menjulang setinggi 2.597 mdpl yang berada di bagian barat, dan Danau Diateh di bagian selatan, serta Danau Dibawah di bagian utara Jorong Tabek. 

Kebanyakan masyarakat atau wisatawan yang datang berkunjung ke lokasi wisata di Kabupaten Solok, Danau Diatas dan Danau Dibawah disebut sebagai Danau Kembar yang dipisahkan oleh daratan.

Secara geografis, Jorong Tabek yang juga dikenal sebagai sentral perkebunan tebu di Sumatera Barat itu, berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat Pemerintahan Kabupaten Solok di Arosuka, atau sekitar 12 Kilometer dari Pasar Alahan Panjang.

Sabtu, 29 Desember 2018, klikpositif.com berkunjung ke Jorong Tabek untuk melihat keunikan daerah yang disebut sebagai kampung "seribu bunga" di daerah berhawa sejuk tersebut. Akses jalan dari Pasar Alahan Panjang menuju kampung yang dulunya merupakan salah satu desa tertinggal di Kabupaten Solok itu berlika-liku. 

Bagi yang tidak terbiasa, berkunjung ke Jorong Tabek dengan mengendarai kendaraan harus ekstra hati-hati. Jika lengah, maka nyawa taruhannya, karena di sisi kiri dan kanan jalan terdapat jurang berkedalaman mencapai 20 meter, dan terdapat batu-batu besar menjulang dari dasar sungai yang ada di ... Baca halaman selanjutnya