Seekor Anak Harimau Mati di TMSBK

"hasil diagnosis medis setelah nekropsi, diduga harimau mati karena menderita penyakit tympani."
Ilustrasi (Net)

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF--Seekor anak harimau sumatera dilaporkan mati di Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) Bukittinggi.

Harimau yang mati ini, berusia 11 hari dan diduga akibat terkena penyakit.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah 1 BKSDA Sumbar Khairi Ramadhan menyebut, hewan ini mati pada Kamis 27 Desember 2018, sekitar pukul 03.45 WIB.

"Ia benar, anak harimau yang mati berjenis kelamin betina,"ungkapnya, Senin 31 Oktober 2018.

Khairi menyebut, hasil diagnosis medis setelah nekropsi, diduga harimau mati karena menderita penyakit tympani.

"Kita pantau terus dan evaluasi, saat ini masih ada seekor jantan yang tersisa,"ujar Khairi.

Sebelumnya, pada Minggu 16 Desember 2018, lahir sepasang harimau sumatera dari pasangan jantan Bancah dan induk betina Dara Jingga. Atas kematian yang betina, maka hanya tersisa seekor anak harimau jantan yang dipantau terus perkembangannya.

[Hatta Rizal]