Pemko Sawahlunto Inginkan 'Mak Itam' Beroperasi Lagi

"Saat ini, dikarenakan sejumlah kendala, Mak Itam masih dalam perbaikan di Stasiun Kereta Api Sawahlunto"
Lokomotif uap yang lebih populer disebut Mak Itam (KLIKPOSITIF/Haswandi)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Wakil Wali Kota Sawahlunto, Zohirin Sayuti mendorong, Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman segera bergerak untuk menemukan terobosan agar lokomotif uap E 1060 dapat dioperasikan kembali.

Diketahui, lokomotif uap yang lebih populer disebut "Mak Itam" telah berada di Sawahlunto sejak 2008 lalu, yang dipulangkan dari Museum Kereta Api Ambarawa.

Saat ini, dikarenakan sejumlah kendala, Mak Itam masih dalam perbaikan di Stasiun Kereta Api Sawahlunto. Padahal, minat wisatawan terutama nusantara dan mancanegara sangat tinggi antusiasnya untuk menyaksikan dan menaiki langsung lokomotif uap legendaris tersebut.

"Agar dapat dikaji kembali bersama-sama bagaimana Mak Itam dapat berjalan kembali. Sekarang kita menatap ke depan, untuk Sawahlunto yang lebih baik, untuk wisata yang lebih baik. Ini mutlak harus kita jalankan lagi, ini ikon kita, ini legenda," katanya, Rabu 2 Januari 2019.

"Maka mari bersama, sebagai leading sektornya, kita kaji kembali kita bahas apa benar masalahnya, lalu apa solusi, bisa tidak ada terobosan yang kita lakukan sebagai solusinya," sambungnya.

Zohirin mengungkapkan, ada wisatawan yang akhirnya membatalkan kunjungan ke Sawahlunto dikarenakan Mak Itam yang tidak beroperasi lagi.

"Jadi sangat berarti sekali Mak Itam ini bagi Sawahlunto, khususnya pariwisata. Maka menjadi kewajiban kita bersama untuk beroperasi lagi," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman, Hendri Thalib menyebut, segera menindaklanjuti arahan Wakil Walikota Sawahlunto tersebut.

"Sesuai arahan pak Wawako, kami akan segera bergerak. Sebelumnya kami sudah ada pengkajian juga soal Mak Itam, namun dengan instruksi khusus ini tentu akan kami intensifkan pergerakannya," jelasnya.

[Muhammad Haikal]