Bupati Pesisir Selatan Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Hutan di Pulau

"Luas hutan yang terbakar di pulau itu mencapai 1 hektare"
Hutan yang terbakar di Pulau Taraju, kawasan Mandeh, Pesisir Selatan (Istimewa)

PESISIR SELATAN, KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni meminta aparat penegak hukum atau kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kebakaran hutan yang terjadi di Pulau Taraju, Teluk Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan.

Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Menurut informasi, luas hutan yang terbakar di pulau itu mencapai 1 hektare.

Baca Juga: Sebuah Pulau di Mandeh Terbakar Lagi, Bupati Pessel Geram

Hendrajoni menilai bahwa pelaku pembakaran hutan tersebut harus mendapatkan sanksi sesuai dengan ketetentuan hukum yang berlaku, jika peristiwa tersebut memuat unsur kesengajaan.

"Jika terbukti, penjarakan. Tidak ada toleransi untuk siapapun," katanya pada KLIKPOSITIF, Kamis 3 Januari 2019.

Untuk penyelidikan, sejauh ini sebut dia, pihak dari Kementerian Lingkungan Hutan dan Kehutanan (LHK) sudah mendatangi lokasi.

Baca Juga: Usai Terima Laporan, Polres Pessel Selidiki Kebakaran Pulau di Mandeh

"Kami masih menunggu kepastian (hasil penyelidikan) yang dilakukan KLHK dan kepolisian," sebutnya.

Terkait pembangunan yang jadi diduga sebagai alasan pembakaran 1 hekater hutan tersebut, Hendrajoni menilai bahwa pihaknya tidak menutup pintu investasi di Pesisir Selatan.

Namun ia meminta agar investor bisa mematuhi prosedur yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.

"Jika memang ada untuk berinvestasi, semuanya ada prosedur. Harus kita ikuti aturan yang ada, tapi sekehendak hati saja berarti menganggap daerah ini tidak bertuan dan tidak ada penegak hukum," pungkasnya kemudian.

[Kiki Julnasri Priatama]