Tahun Ini, Harga Sewa Kios di Pasar Payakumbuh Bakal Naik

"Hal itu dilakukan karena meningkatnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD)"
Pasar Payakumbuh (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh mengkaji ulang terkait besaran sewa kios yang dibayarkan para pedagang kepada Pemerintah Kota (Pemko) dalam beberapa tahun terakhir.

Hal itu dilakukan karena meningkatnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) organisasi pemerintah daerah tersebut.

Kepala Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh, Dahler menyebut, untuk 2019, target PAD Payakumbuh dari pasar ditargetkan sebesar Rp3,5 Miliar.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan 2018, di mana target PAD dari pasar hanya sebesar Rp2,1 M saja.

"Untuk target Rp2,1 M itu kita berhasil melebihi pencapaian tersebut. Dan untuk 2019 nanti, target PAD dari pasar meningkat menjadi Rp3,5 M," kata Dahler kepada KLIKPOSITIF, Jumat 4 Januari 2019.

Menurut Dahler, adanya kenaikan sewa kios di Pasar Kota Payakumbuh adalah yang wajar, mengingat sewa kios yang saat ini dibayarkan pedagang masih berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwako) 2011.

"Saat ini, untuk kios dengan ukuran 7 M X 4 M pedagang hanya dikenakan biaya sewa sebesar Rp110 ribu sampai Rp120 ribu setiap bulannya. Karena itu, rasanya cukup wajar apabila dilakukan kenaikan sewa," jelasnya.

Meski sudah memastikan bakal menaikkan biaya sewa kios untuk 2019 ini, Dahler memastikan kenaikannya tidak akan signifikan.

"Mungkin kita akan coba naikkan sekitar 50 persen dulu. Karena memang biaya sewa yang saat ini dibayaran pedagang tidak lagi relevan dengan situasi terkini," jelasnya.

Dinas Koperindag, Pasar dan UMKM Kota Payakumbuh sendiri berjanji, kenaikan biaya sewa kios ini akan dibarengi dengan peningkatan sarana dan prasarana yang saat ini terdapat di Pasar Kota Payakumbuh.

"Tahun ini memang salah satu fokus kita adalah membenahi sarana dan prasarana pasar. Untuk rencananya sudah disusun. Harapannya, dengan adanya peningkatan sarana dan prasana ini, jumlah kunjungan ke ... Baca halaman selanjutnya