Masterplan Selesai Tahun Ini, Pengembangan Pelabuhan Panasahan Pessel Dilanjutkan

"Perampungan masterplan tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan antara pemerintah dengan DPRD setempat"
Pelabuhan Panasahan (Net)

PESISIR SELATAN, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan melanjutkan pengembangan Pelabuhan Teluk Panasahan Painan tahun ini, karena masterplan perubahannya telah rampung.

Perampungan masterplan tersebut dilakukan setelah adanya kesepakatan antara pemerintah dengan DPRD setempat.

"Ya, kami telah bahas bersama. Untuk biaya keduanya mencapai Rp2 miliar. Itu masuk dalam APBD induk dan perubahan 2019," kata Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan, Fadli Amra.

Ia menyebutkan, Kementerian Perhubungan berencana melanjutkan pembangunan Pelabuhan Panasahan Painan melalui APBN senilai Rp57 miliar.

Sebagai persyaratan dari kementerian, daerah wajib merevisi master plant dan DED karena master plant dan DED yang lama dinilai tidak berlaku lagi.

"Nah, dengan begitu, kegiatannya Insya Allah akan bisa dimulai tahun ini. Tentu setelah detail enginering design (DED) dan perubahan masterplant Pelabuhan Panasahan rampung tahun ini," jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang, Mukhridal menyampaikan hingga kini pihaknya telah menyiapkan lahan sesuai kebutuhan pengembangan pelabuhan Panasahan Painan. Bahkan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menyiapkan peta bidang lahan.

Katanya, untuk mekanisme pengadaan yang dilakukan akan mengganti luas tanah, tanaman dan bangunan yang terdampak pembangunan tersebut, dengan prinsip tidak merugikan masyarakat.

"Untuk sertifikasi lahan, Insya Allah tahun ini rampung. Karena pelabuhan itu sangat penting keberadaannya bagi perekonomian daerah ke depannya," ujar dia.

Diketahui saat ini, Panasahan Painan akan memiliki dua dermaga, dermaga I dengan panjang 50x15 meter dan kedalaman kolam mencapai -10 LWS, dan dermaga II dengan panjang 120x12 meter dan kedalaman kolam pelabuhan mencapai-12 LWS, tahun ini.

[Kiki Julnasri Priatama]