Pengamat: Lumpuhnya Malalak Bisa Picu Penumpukan Kendaraan di Sitinjau Lauik

""Lumpuhnya Malalak, Kemacetan di Sitinjau Lauik juga akan bertambah," ungkapnya."
jalan Padang Bukittinggi via Malalak sementara tak bisa dilalui (sit)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ambruknya jembatan di Kayu Tanam membuat masyarakat memilih jalur alternatif Malalak untuk Padang - Bukitinggi atau sebaliknya. Walaupun telah dilakukan pemasangan jembatan darurat, namun di jembatan darurat masih dilakukan bukan tutup jalan. Hal itu membuat masyarakat tetap memilih jalur alternatif via Malalak. Namun beberapa hari belakangan jalan Malalak tidak bisa dilewati.

Jalan Alternatif Bukittinggi-Padang via Malalak untuk sementara tidak bisa dilewati karena sedang perbaikan jalan amblas di Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak. Dilokasi amblas saat ini dibangun jembatan darurat, akibatnya jalan tersebut ditutup hingga empat hari kedepan. Kemudian jalan satu-satunya melewati Solok untuk Padang - Bukitinggi.

Pengamat Transportasi Universitas Andalas Dr. Yossyafra M.Eng.Sc menilai lumpuhnya akses Malalak, menjadikan pilihan via Solok satu - satunya jalur alternatif Padang - Bukitinggi, selain lewat jembatan darurat di Kayu Tanam. Dengan begitu ada beberapa persolan yang akan muncul diantaranya waktu perjalanan akan bertambah karena jarak tempuh, secara otomatis biaya juga akan bertambah.

"Ini akan menjadi persoalan, akibatnya bisa terjadi kenaikan harga barang dampak dari jarak, waktu dan ongkos transportasi," ujarnya, saat dihubungi KLIKPOSITIF, Kamis, 10 Januari 2019 di Padang.

Dijelaskannya, tidak sampai disitu, akan terjadi penumpukan kendaraan di jalur Solok yakni Sitinjau Lauik. Akibatnya potensi kecelakaan akan tinggi karena biasanya Sitinjau Lauik yang hanya ditempuh 12 ribu kendaraan perhari bisa mencapai 18 ribu perhari.

"Lumpuhnya Malalak, Kemacetan di Sitinjau Lauik juga akan bertambah," ungkapnya.

Persoalan lain dari sisi ekonomi, masyarakat yang berjualan disekitar jalan Padang - Bukittinggi seperti Malalak dan via Pariaman yang biasa menggantungkan hidup dari belanja pengendara juga akan berkurang omsetnya. "Kalau tidak ada yang ... Baca halaman selanjutnya