Bukan APK, Pengamat Sebut Ini Hal yang Dapat Tingkatkan Elektabilitas Caleg

"Untuk mendapatkan elektabilitas tersebut, hal yang harus dilakukan adalah strategi lainnya seperti door to door kamanye"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) berupa spanduk, baliho, ataupun poster oleg Calong Anggota Legislatif (Caleg) untuk Pemilu 2019 mendatang dinilai Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi sia-sia.

"Kalau untuk mendapatkan elektabilitas, pemasangan APK tidak akan maksimal dalam Pemilu, karena pemasangan APK hanya untuk mendapatkan popularitas saja," kata Asrinaldi saat diwawancarai pada Kamis 10 Januari 2019.

Selain itu terkait banyaknya pemasangan APK di pohon pelindung, ia menilai para caleg tidak akan mendapatkan simapati masyarakat ataupun meningkatkan elektabilitas untuk memenangkan Pemilu nantinya.

"Untuk mendapatkan elektabilitas tersebut, hal yang harus dilakukan adalah strategi lainnya seperti door to door kamanye," lanjutnya.

Ia menilai dengan Caleg mendatangi masyarakat secara langsung akan lebih maksimal dibanding pemasangan APK di berbagai tempat seperti pohon pelindung hingga papan iklan.

"Dengan mendatangi masyarakat secara langsung dan memperlihatkan kepedulian kepada masyarakat, seoranganggota legislatif akan mendapatkan simpatik sehingga bisa mendapatkan suara," sambungnya.

Menurutnya, untuk pemasangan tersebut tidak akan maksimal dalam Pemilu 2019 sehingga masyarakat tidak akan memilih Caleg yang hanya memajang fotonya di lokasi-lokasi keramaian.

Hal senada juga diungkapkan oleh seorang masyarakat Adetio (26) ia tidak simpatik dengan Caleg yang hanya memasang baliho atau APK saja.

"Kalau hanya memasang APK saja, saya tidak akan tau siapa mereka, apa visi/misi mereka. Sementara Caleg yang mendatangi secara langsung akan diketahui siapa orangnya dan apa visi atau misinya jika nanti menjadi anggota legislatif," sambungnya. [Halbert Caniago]