Wagub Sumbar: Masyarakat Pinggir Pantai Harus Lari jika Gempa Lebih dari Satu Menit

"Masyarakat harus selalu waspada sebab Sumbar sebagai daerah yang memiliki banyak patahan-patahan"
Aktivitas masyarakat di salah satu Pantai di Kota Padang (KLIKPOSITIF/ Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit meminta masyarakat bijak dalam menerima informasi bencana yang berpotensi tsunami. Wajar, jika masyarakat Sumbar waspada kerena kebanyakan tinggal di pinggir pantai. Namun tidak harus menelan bulat - bulat informasi yang tidak jelas asal muasalnya.

Nasrul Abit mengajak masyarakat untuk mempedomani Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai rujukan. Masyarakat diminta tidak bisa menyaring informasi hoaks.

"Masyarakat bisa akses situs BMKG untuk bencana gempa dan tsunami. Jangan menelan informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dan akhirnya menyusahkan diri sendiri," ujarnya, Jumat, 11 Januari 2019.

Namun, jika terjadi gempa dengan durasi lebih dari satu menit, apakah guncangan kuat atau tidak, segera untuk lari dan mencari tempat yang aman terkuhus untuk masyarakat yang tinggal di radius 100 meter dari pantai.

"Pokoknya jika ada gempa lebih dari satu menit, kencang maupun lambat segera selamatkan diri ketempat yang lebih tinggi dan aman," tegasnya.

Dilanjutkannya, Masyarakat harus selalu waspada sebab Sumbar sebagai daerah yang memiliki banyak patahan-patahan yang kapanpun bisa terjadi gempa dan tsunami.

"Kami juga menghimbau bagi masyarakat yang akses informasinya cepat dan tepat bisa berbagi informasi kepada masyarakat agar tidak beredar informasi yang keliru ditengah masyarakat," tukasnya.

[Joni Abdul Kasir]