Jembatan Darurat Selesai, Akses Malalak-Agam Kembali Dibuka

"Kondisi tanah belum stabil, truk belum diperbolehkan untuk lewat,"
Kendaraan roda empat melewati kawasan Malalak (Istimewa)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Polres Bukittinggi pada sore, Sabtu 12 Januari 2019 ini telah membuka kembali akses Malalak yang sempat ditutup selama tiga terakhir karena pembangunan jembatan darurat di Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Agam.

Sebelumnya, jalan yang berada di jalur Sicincin-Malalak-Balingka ini dipasang jembatan darurat karena amblasnya jalan sejauh 7 meter dan menciptakan bukaan rongga selebar 5 meter.

Sementara lubang di permukaan jalan yang amblas hanya berdiameter 1 meter pada Senin 7 Januari 2019. Jalan yang tidak amblas atau tang dianggap aman hanya tersisa selebar 4,5 meter.

Panjang jembatan panel darurat ini mencapai 15 meter dengan lebar 3 meter. Jalan tersebut dibuat oleh Dinas PUPR Provinsi Sumatera Barat sejak Rabu 9 Januari 2019.

"Kita beritahukan kepada masyarakat, jalan amblas sudah bisa dilewati kendaraan roda empat lewat bagian samping jembatan atau di jalan yang tidak amblas. Sementara untuk lewat Jembatan Darurat, kemungkinan besok sudah bisa. Hanya saja, karena kondisi tanah belum stabil, truk belum diperbolehkan untuk lewat," demikian bunyi informasi resmi dari Polres Bukittinggi yang diterima KLIKPOSITIF.

Amblas dan ditutupnya jalan Malalak memang menjadi perhatian publik sebab jalur ini menjadi favorit setelah Jembatan Kayu Tanam terputus beberapa waktu silam sehingga pengendara memilih jalur ini untuk ke Bukittinggi atau Padang terlebih jalur ini relatif sepi.

[Hatta Rizal]