Kampanye Pemilu, Pengamat: Milenial Tak Butuh Baliho

"Penyelenggara dan peserta pemilu harus bisa melakukan pendekatan secara personal"
Ilustrasi (Dok.Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemilu 2019 menjadi momentum untuk merebut suara dari generasi milenial. Kelompok generasi ini menjadi salah satu sasaran pemerintah untuk meningkatan partisipasi pemilih di ajang pesta demokrasi tersebut.

Namun, untuk melibatkan milenial secara aktif di ajang pemilihan nanti tentu bukan perkara mudah, demikian pendapat dari pengamat politik milenial, Arifki Chaniago.

Ia menilai, penyelenggara dan peserta pemilu kurang mampu menggaet suara milenial jika hanya mengandalkan kampanye lewat media baliho dan spanduk.

Namun, lebih dari itu ia berpendapat bahwa penyelenggara dan peserta pemilu harus mampu memahami perbedaan karakter antara milenial perkotaan dan milenial pedesaan.

"Suara milenial menjadi incaran setiap peserta pemilu saat ini. Untuk itu harus mereka harus bisa membedakan antara milenial kota dan desa," katanya pada KLIKPOSITIF, Sabtu, 12 Januari 2019.

Menurut Arifki, dua kelompok milenial tersebut memiliki perbedaan yang cukup mencolok, namun untuk aktifitas sosialisasi hampir tidak ada yang membedakan keduanya.

Selain menggunakan layanan internet, milenial perkotaan, sebut dia kerap bersosialisasi dan berinteraksi dengan memanfaatkan gerai-gerai kopi pada momen tertentu.

Sedangkan milenial desa atau nagari sering dipertemukan dalam sebuah wadah atau komunitas di kampungnya. Kelompok ini pun masih menggunakan olahraga raga atau kesenian untuk menyatu persepsi di antara mereka.

"Politisi atau peserta pemilu harus bisa membedakan ini, sehingga mereka punya strategi untuk mendekati atau mendapatkan suara milenial," ucap dia.

Dengan dua perbedaan tersebut, Arifki menukaskan bahwa, penyelenggara dan peserta pemilu harus bisa melakukan pendekatan secara personal dan kelompok untuk bisa meraup partisipasi dari kelompok kekinian ini.

"Pertemuan caleg dengan konstituen tidak bisa berjalan sepanjang waktu, ... Baca halaman selanjutnya