Muldoko Bakal Pimpin Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah di Limapuluh Kota

"Peringatan masa kelam perang tersebut akan digelar di Lurah Kincia, Situjuh Batua, Situjuah Limo Nagari"
Moeldoko (Net)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko direncanakan bakal memimpin upacara peringatan peristiwa Situjuah pada 15 Januari 2019 mendatang.

Upacara tersebut digelar atas peristiwa perperangan yang menggugurkan sebanyak 69 perwira TNI, prajurit dan masyarakat akibat serangan tentara Belanda pada tahun 1949 silam.

Di Kabupaten Limapuluh Kota sendiri, setiap tanggal 15 Januari menjadi momen penting untuk mengenang peristiwa itu. Tahun ini, peringatan masa kelam perang tersebut akan digelar di Lurah Kincia, Situjuh Batua, Situjuah Limo Nagari.

Awalnya, Wali Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari Don Vesky Dt Tan Marajo telah menyurati Presiden Joko Widodo pada November lalu.

Dalam surat bernomor 117/104/XI/2018 itu, Wali Nagari (kepala desa) meminta Presiden RI untuk hadir dalam peringatan Peristiwa Situjuah yang ke-70 sebagai mata rantai perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 tersebut.

"Surat Wali Bagari ini, ditembuskan ke sejumlah Kementrian, Gubernur Sumbar, Bupati Lima Puluh Kota dan Camat Situjuah Limo Nagari. Terakhir, kami juga kembali membuat surat dan mengirimkannya kepada pak Moeldoko," kata Tan Marajo, Sabtu 12 Januari 2019.

Ia menjelaskan kabar kehadiran tokoh militer yang juga mantan Panglima TNI Jendral Purn Moeldoko ini, didapat Tan Marajo dari sejumlah pihak.

Termasuk salah satunya dari jaringan masyarakat petani yang di mana Moeldoko merupakan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia.

"Dibantu teman-teman pegiat media sosial, dan tokoh-tokoh yang peduli dengan PDRI menyampaikan Bapak Presiden hadir diwakili Jendral Moeldoko," sebut dia.

Peristiwa Situjuah ini merupakan mata rantai Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 1948-1949 di Sumatera Tengah yang nilai-nilai perjuangannya sudah diakui pemerintah melalui Keppres Nomor 28 ... Baca halaman selanjutnya