HUT ke-18, PT Hasta Raya Sumbar Gelar Jalan Santai

"Dari pemerintah tentu kita berterimakasih. Ini mengolahragakan masyarakat"
Wagub Sumbar Nasrul Abit (Cecep/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Memeriahkan hari jadinya yang ke 18, main dealer ban sepeda motor merek FDR, PT Hasta Raya (HR) Sumbar, menggelar jalan santai, Minggu 13 Januari 2019.

Dibuka Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, kegiatan yang dimulai dari depan kantor PT Hasta Raya Sumbar di Jalan Raya Lubuk Begalung no 16 diikuti sekitar 2.000 peserta yang merupakan warga Kecamatan Lubuk Begalung dan sekitarnya.

Usai membuka, Nasrul Abit mengapresiasi kegiatan positif yang digelar PT HR Sumbar yang juga sebagai distributor dan service station ini. Menurutnya, memasyarakatkan olahraga jalan sehat tersebut patut diikuti oleh pelaku swasta lainnya.

"Dari pemerintah tentu kita berterimakasih. Ini mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga. Kalau berharap pada pemerintah semua tentu tidak mungkin," ungkapnya.

Dengan begitu, dia berharap tahun demi tahun, kegiatan serupa akan terus digelar sehingga warga selalu sehat dan menjaga persatuan dan kesatuan.

"Semoga usaha tetap berkembang dan
tetap memikirkan masyarakat kita. Saya sangat senang, antusias masyarakat sangat banyak," ucapnya.

Sementara Direktur PT Hasta Raya Sumbar, Herry Alizar, mengatakan selama kurun tiga tahun belakangan, PT HR Sumbar memang selalu melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak dalam mengarungi usaha.

"Kami juga telah masuk pada sekolah menengah untuk menyediakan tempat sampah. Bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk menanam seribu pohon untuk bumi. Yang jelas bermanfaat bagi masyarakat banyak. Termasuk hari ini, jalan sehat yang sudah dijadwalkan setiap tahunnya," ungkapnya.

Dia menyinggung, pada tahun 2018,
penjualan masih stabil yakni sekkitar 35 ribuan perbulan. Dia berharap, mengingat persaingan ban juga datang dari produk luar, masyarakat tetap mempercayai produk dalam negeri.

"2019 tentu kita berharap ada kenaikan. Yang jelas, masyarakat harus tetap menggunakan produksi ... Baca halaman selanjutnya