Unand Cetak Lulusan Profesi Insinyur, Tafdil Husni: Ini Sudah Menjadi Tuntutan Zaman

"Kita berharap semoga proogram insinyur yang telah berhasil dicetak Unand mampu bersaing tidak hanya di kancah Nasional, tapi juga bisa bersaing secara Global"
11 lulusan program profesi insinyur bersama Rektor Unand Tafdil Husni dan Sekjek PII Teguh Haryono (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas (Unand) gelar pengambilan sumpah dan pelantikan lulusan Program Profesi Insinyur untuk yang pertama kalinya di Sumatera.

Pada kesempatan tersebut, Unand mengambil sumpah dan melantik 11 lulusan Program Studi Profesi Insinyur yang pertama di Sumatera melalui pelantikan dan pengambilan sumpah di Aula Gedung Pasca Sarjana pada Kamis 10 Januari 2018.

"Unand merupakan satu dari 40 perguruan tinggi di Indonesia yang mendapat mandat menyelenggarakan program studi profesi insinyur. Di Sumatera, Unand juga lah yang pertama kali mengadakan kegiatan seperti saat sekarang ini dengan mencetak 11 lulusan," ujar Rektor Unand Tafdil Husni.

Ia mengungkapkan, Unand pertama kali mendapatkan izin program studi profesi insinyur dari Kementerian Ristek Dikti pada 2017. Selain itu, dijelaskannya bahwa program profesi insinyur berada di bawah koordinator pascasarjana Unand karena ilmunya multidisiplin tidak hanya teknik saja, tapi juga pertanian, peternakan, teknologi informatika bahkan juga bisa dari Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Profesi Insinyur sudah menjadi tuntutan zaman, karena saat ini tidak hanya profesi yang dibutuhkan, tapi juga sertifikasi dari profesi itu juga dibutuhkan.

"Kita berharap semoga proogram insinyur yang telah berhasil dicetak Unand mampu bersaing tidak hanya di kancah Nasional, tapi juga bisa bersaing secara Global," katanya.

Sementara itu, Sekjen Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mengungkapkan bahwa Indonesia termasuk kekurangan jumlah untuk insinyur profesi, karena negara lain banyak yang telah memilikinya.

"Suatu kebanggaan juga bagi kita bahwa Unand adalah kampus pertama di Sumatera yang berhasil mencetak lulusan program profesi Insinyur yang juga bertujuan untuk kemajuan Indonesia kedepannya," kata Teguh.

Ia berharap bahwa insinyur dapat terus belajar agar bisa meningkatkan kapasitas dan mentransfer ilmu pengetahuan ... Baca halaman selanjutnya