Gubernur Sumbar Harapkan Peran Niniak Mamak dalam Hal Ini

" ninik mamak ini mesti meningkatkan perannya dalam melindungi anak kemanakan yang ada di nagari dari pengaruh negatif. Terutama perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT)."
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan arahan dalam rapat kerja Bakor KAN di Auditorium Gubernur, Selasa (15/1) (KLIKPOSITIF/ Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno sangat mendukung peranan ninik mamak dalam memberikan sesuatu hal positif dalam pembangunan di nagari. Sebab, pembangunan nagari tidak hanya tugas dari perangkat pemerintahan di nagari saja. Namun juga semua pihak mesti terlibat didalamnya.

"Jadi, baik itu ninik mamak, cadiak pandai, alim ulama, serta bundo kandung mesti aktif dalam membantu pemerintahan di nagari dalam memajukan dan mengembangkan nagarinya. Dengan sejalannya semua unsur yang ada di nagari maka akan memberikan kesuksesan bagi nagari itu sendiri," ujarnya usai membuka rapat kerja Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari (Bakor KAN), Selasa (15/1).

Ia menambahkan, pemerintah daerah selalu mendukung masyarakat yang berkumpul bersama dalam melakukan berbagai kegiatan positif demi kemajuan daerahnya. Contohnya, banyak organisasi kemasyarakat yang dibentuk masyarakat Sumbar di berbagai daerah.

"Kami dukung itu semua selagi untuk kepentingan kampung halaman. Yang tidak kami dukung itu yang menimbulkan konflik," katanya.

Selain itu, kata Irwan, ninik mamak ini mesti meningkatkan perannya dalam melindungi anak kemanakan yang ada di nagari dari pengaruh negatif. Terutama perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

"Perilaku LGBT itu kan berasal dari lingkungan yaitu pergaulan sehari-hari. Maka, peran ninik mamak mesti ada disini dalam melindungi anak kemanakan dari pengaruh negatif, contoh mendeteksi perilaku anak kemanakan sejak kecil dan selalu membimbingnya ke hal yang positif hingga beranjak dewasa. Sehingga, peran anak dipangku kemanakan dibimbing itu akan berjalan dengan baik," tukasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina Bakor KAN Sumbar, Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV mengatakan, Bakor KAN ini merupakan jembatan emas penyambung komunikasi dan koordinasi wadah ninik mamak pemangku adat yang bernaung dalam Kerapatan Adat Nagari (KAN) di Sumbar. Serta penguatan ... Baca halaman selanjutnya