Saluran PDAM Payakumbuh Ditutup Oknum, Ini Penjelasan Walinagari Sungai Kamuyang

"Jadi wali nagari tidak bisa lagi menandatangani PKS dengan dirut PDAM namun harus MoU antara sekda kabupaten dan sekda Pemko Payakumbuh. "
Wali Nagari Sungai Kamuyang, Irmaizar. (Taufik Hidayat Kampai/Klikpositif)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF – Adanya tudingan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh  yang menyebut penutupan saluran air untuk PDAM Kota Payakumbuh dilakukan sepihak oleh Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luak mendapat bantahan dari Pemerintahan Nagari setempat melelalui Wali Nagari, Irmaizar.

Menurutnya, penutupan saluran air PDAM Kota Payakumbuh itu dilakukan oleh oknum yang merasa tidak puas atas terbitnya  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28/2018 tentang kerja sama daerah yang mengatur terkait Perjanjian Kerjasama (PKS) yang tidak lagi bisa dilakukan oleh wali nagari langsung dengan Dirut PDAM namun harus antara bupati dan wali kota.

"Jadi wali nagari tidak bisa lagi menandatangani PKS dengan dirut PDAM namun harus MoU antara sekda kabupaten dan sekda Pemko Payakumbuh. Kita di Pemerintahan Nagari tidak ada masalah dengan PP tersebut dan yang melakukan penutupan itu hanya sekolompok kecil masyarakat saja. Jadi bukan kami dari Pemerintahan Nagari," ujarnya saat ditemui di kantor Nagari Sungai Kamuyang, Kamis (17/1).

Karena itu, ia meminta kepada semua pihak jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan seolah-olah Pemerintahan Nagari Sungai Kamuyang yang membuat pasokan air warga Payakumbuh menjadi terganggu.

Menurutnya, sampai saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat Nagari Sungai Kamuyang agar memahami PP tersebut tidak akan merugikan Nagari Sungai Kamuyang.

"Kita sudah sosialisasi Jumat kemaren namun masyarakat masih belum menerima sehingga terjadilah penutupan oleh sekelompok kecil masyarakat," ujarnya

Ia mengatakan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Payakumbuh malam tadi telah dialirkan kembali pasokan air ke PDAM.

Sebelumnya pasokan air mendadak mati sehingga menimbulkan keresahan warga, keluhan muncul melalui media sosial yang ditujukan kepada Walikota Payakumbuh dan jajaran pimpinan PDAM Kota Payakumbuh.

Direktur PDAM Payakumbuh, ... Baca halaman selanjutnya