Misteri Pembunuh Gustinar di Solsel Terungkap, Polisi Bekuk 4 Tersangka

"Kejadian itu berawal ketika para pelaku mendapat kabar jika korban menjual tanah seharga Rp50 juta"
Polres Solok Selatan melakukan press release penangkapan pelaku pembunuhan di Kawasan Seribu Rumah Gadang di Mako Polres Solok Selatan (KLIKPOSITIF/Kaka)

SOLSEL, KLIKPOSITIF -- Setelah 7 bulan menyelidiki kasus pembunuhan nenek Gustinar (71), akhirnya Polres Solok Selatan berhasil mengungkap misteri pembunuhan tersebut. Empat pelaku yang merupakan tetangga korban, ditangkap di lokasi yang berbeda.

"Pelaku ada empat orang, diantaranya DA (33) dan RJ (24) yang diamankan di Tanjung Jabung Provinsi Jambi dan dua orang lagi SL (30) dan AS (22) di Nagari Koto Baru Sungai Pagu," kata Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto saat memberi keterangan kepada awak media di Mapolres Solok Selatan, Kamis 17 Januari 2019.

Kapolres menjelaskan, kejadian itu berawal ketika para pelaku mendapat kabar jika korban menjual tanah seharga Rp50 juta. Empat pelaku kemudian berkumpul dan berencana untuk mengambil uang tersebut.

"AS sebagai otak pelaku mengumpulkan RJ,DA dan SL di rumahnya pada 6 Juli 2018 dan menyusun strategi untuk melakukan pencurian uang nenek itu," ungkapnya.

Malamnya sekira pukul 22.00 WIB, ke empat pelaku kembali berkumpul sebelum mendatangi rumah korban  di Jorong Lubuk Jaya, Kenagarian Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan-Sumbar.

"Sesampainya di rumah korban sekira pukul 02.00 WIB dini hari, listrik di rumah korban langsung mereka padamkan. Tiga orang Pelaku RJ, DA, SL masuk ke dalam rumah sedangkan AD menunggu di luar memantau situasi," kata Kapolres.

Mereka masuk rumah korban dengan cara membuka kaca jendela yang hanya tertutup setengah oleh kaca, karena sebelumnya kaca tersebut sudah pecah.

Sementara itu, korban yang mengetahui lampunya mati akhirnya terbangun dan kepergok pelaku. Kaget aksinya diketahui, SL langsung membekap mulut Nenek Gustinar hingga menghembuskan nafas terakhirnya. Sementara adik korban bernama Noviar (69) yang dalam keadaan lumpuh juga dipukuli sampai kritis.

Tapi malang, setelah pelaku melakukan penggeledahan di rumah korban, ... Baca halaman selanjutnya