Dihadapan Mahasiswa, Bupati Hendrajoni Sebut Wagub Sumbar Terlibat dalam Kasus Mandeh

"Termasuk Wakil Gubenur Sumatera Barat melakukan itu di situ"
Bupati bicara di hadapan mahasiswa (Ist)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyebut nama Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat terlibat kuat dalam kasus perusakan Mandeh yang saat ini dalam proses penanganan Penyidik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di pusat.

Hal ini sampaikan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni dihadapan puluhan mahasiswa yang sedang berorasi di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Kamis 17 Januari 2018. Bupati Pesisir Selatan menegaskan, dua perkara yang tengah berlangsung di daerah itu, diantaranya kasus perusakan hutan di Mandeh dan pembangunan RSUD Painan telah mulai mendapat titik terang.

Hendrajoni menjelaskan, terkait dua kasus yang tengah bergulir saat ini, khusus kasus perusakan Mandeh, saat ini tinggal penyerahan berkas dari Penyidik KLHK ke Jaksa. Namun, sejauh itu belum dijelaskan apakah kasus ini telah dilimpahkan ke Jaksa di Painan atau Jaksa di Padang.

"Jaksalah (nanti) yang membawa itu ke pengadilan, apakah pengadilan Painan, apakah Pengadilan Padang. Berapa hukumannya kita tidak tau, itu terserah nanti, kita tunggu saja nanti," terangnya

Menurutnya, terkait kasus perusakan hutan di Mandeh, selain Wakil Bupati Pesisir Selatan (Rusma Yul Anwar), nama Wakil Gubenur Sumatera Barat (Nasrul Abit) juga disebut kuat terlibat dengan kasus yang sama.

"Bukan beliau (Wabup Pessel) saja yang melakukan itu, banyak yang lain melakukan itu (di Mandeh) di sana. Termasuk Wakil Gubenur Sumatera Barat melakukan itu di situ," terang Hendrajoni.

Selain kasus Mandeh, Bupati Hendrajoni menyampaikan kelanjutan pembangunan RSUD Painan yang terhenti. Menurutnya, pembangunan RSUD Painan saat tengah ditangani pihak Badang Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Padang.

"Masalah rumah sakit ini saya jelaskan, sekarang rumah sakit itu sudah kami periksa dengan Badan Pemeriksa Bangunan (BPKP) di Padang. Bahwa itu ada suatu kesalahan, dan tidak layak untuk dilanjutkan karena semua ... Baca halaman selanjutnya