Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Solsel

"Banjir terparah dialami di Kecamatan Sungai Pagu yang merendam 7 nagari"
Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman melihat langsung masyarakat terdampak banjir dan penyaluran bantuan air bersih di kecamatan Sungai Pagu, Jum'at 18/1 (Kaka)
sehingga ketika musim hujan semua sungai mampu menampung debit air.

"Karena aliran sungai banyak yang dangkal sehingga hujan dua jam bisa menyebabkan banjir," ungkapnya

"Jika tidak mungkin menunggu APBN maka normalisasi ini harus dilakukan dengan APBD agar bencana serupa dapat dicegah," sambungnya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PU Solok Selatan Alvino Sendra mengungkapkan, Sungai Batang Suliti adalah sungai strategis nasional yang anggaran normalisasinya diajukan ke pemerintah pusat melalui APBN.

Namun imbuhnya, hingga saat ini kegiatan normalisasi sungai Batang suliti belum ada di anggarkan di APBN.

Ia melanjutkan, daerah kampung yang terendam itu selalu menjadi langganan banjir setiap tahun, disebabkan daerah tersebut adalah tempat terjadinya pertemuan dua Sungai besar yaitu Batang Suliti dan Batang Bangko.

"Jika normalisasi Sungai Batang Suliti bisa segera dilakukan, maka banjir akan dapat diatasi serta dampaknya dapat diminimalisir," pungkasnya.

[Kaka]