Polisi Pastikan Mini Bus Masuk Banjir Kanal Murni Kecelakaan, Pengemudi Terancam Penjara?

"Memurut keterangan saksi, kejadian itu karena pengemudi tidak hafal jalan dan saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ia tidak bisa mengendalikan mobilnya sehingga masuk ke dalam banjir kanal"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF-- Pihak kepolisian Resort Kota Padang memastikan mobil yang masuk ke dalam lokasi banjir kanal pada Minggu 20 Januari 2019 malam murni kecelakaan tunggal.

"Dari hasil penyelidikan kami, kejadian itu murni kecelakaan tunggal," ujar Kanit Lakalantas Satlantas Polresta Padang, AKP Muzhendri, Selasa 22 Januari 2019.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa sebanyak empat orang saksi mulai dari warga hingga sopir yang mengendarai mobil dengan nomor polisi B 2423 SYG.

"Memurut keterangan saksi, kejadian itu karena pengemudi tidak hafal jalan dan saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ia tidak bisa mengendalikan mobilnya sehingga masuk ke dalam banjir kanal," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa pihaknya telau melakukan olah TKP dan memastikan bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan lalu lintas.

Ia mengatakan bahwa pihaknya mengancam pengendara dengan Pasal 310 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dengan ancaman hukuman enam bulan penjara.

"Dalam kasus ini, kami mengancam pengemudi dengan pasal 310 yang menyatakan bahwa kelalaian pengendara yang mengakibatkan rusaknya kendaraan atau adanya korban akan diancam dengan pasal 310 Undang-undang nomor 22 tahun 2009," lanjutnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan pengendara mobil mini bus Daihatsu Xenia tersebut dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Padang Bay Wacth, PMI dan masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Hilda (24). [Halbert Caniago]