Dua Destinasi di KWBT Mandeh Dilirik Investor, Investasi Miliaran Rupiah

"Untuk pulau (Semenanjung-red) Jawi-jawi, dilirik investor dari Cekoslowakia Rp80 miliar, dan di Pulau Marak dilirik PT Dempo Vilano Intiland yang sedang proses saat ini dengan nilai investasi Rp100 miliar"
Kawasan Mendeh (KLIKPOSITIF/ Kiki Julnasri)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyebut, dua destinasi di kawasan wisata bahari terpadu (KWBT) Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan akan dikembangkan investor dengan nilai investasi hingga ratusan miliar.

Kepala Bidang Penanaman Modal Badan Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T), Yudi Ichsan mengungkap, dua destinasi tersebut yakni, Pulau Marak dan semenjung Jawi-jawi di Nagari Sungai Pinang.

"Untuk pulau (Semenanjung-red) Jawi-jawi, dilirik investor dari Cekoslowakia Rp80 miliar, dan di Pulau Marak dilirik PT Dempo Vilano Intiland yang sedang proses saat ini dengan nilai investasi Rp100 miliar," sebut Yudi Ichsan kepada KLIKPOSITIF.

Menurut Yudi, saat ini kedua investor yang sudah menyampaikan ketetarikan terhadap dua destinasi di Mandeh ini akan membuka peluang investasi di Pesisir Selatan, salah satu dengan pengembangan wisata alam.

"Intinya saat ini sudah dalam proses. Karena kita masih menunggu setelah Perda RTRW selesai (disahkan), baru kita lanjutkan," terangnya.

Dia menjelaskan, dengan dimulainya pengembangan investasi di dua destinasi tersebut, tahun 2019 khusus kepariwisataan akan manjadi nilai investasi baru di daerah itu.

"Untuk 2018, tidak ada investasi sektor pariwisata. Dan tahun ini, jika tidak ada halangan akan menjadi peluang menjanjikan untuk nilai investasi di Pesisir Selatan,"jelasnya.

Lanjutnya, untuk dua destinasi yang dilirik investor saat ini, direncankan akan dikembangkan menjadi wisata alam terpadu, seperti scuba diving dan konservasi karang serta resort sesuai kebutuhan investasi. (Kiki Julnasri)